Selasa, 7 April 2026

Pemda Natuna Tetapkan Lima Kawasan Cepat Tumbuh

Berita Terkait

Masjid Agung Natuna yang menjadi ikon Kabupaten Natuna. Foto: Aulia Rahman/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna menetapkan lima kawasan strategis cepat tumbuh. Kawasan tersesebut terus dilakukan pengkajian melibatkan unsur pemerintah, swasta dan ahli arsitektur perkotaan.

Lima kawasan cepat tumbuh yang ditetapkan Pemerintah Daerah adalah, Ranai dan Tanjung menjadi kawasan perdagangan dan kawasan pariwisata, Selat Lampa dan Teluk Depeh kawasan minapolitan dan pariwisata, Batubi kawasan Agropolitan dan Peternakan, Kelarik kawasan agropolitan dan Teluk Buton kawasan Industri.

Asisten Adminitrasi Umum Pemkab Natuna Izwar Asfawi mengatakan, saat ini masih penyusunan akhir kajian pengembangan kawasan strategi cepat tumbuh melalui focus group diskusi bersama unsur pemerintah daerah, swasta dan tim ahli arsitektur perkotaan.

Dikataknya, tujuan ditetapkan kawasan strategis cepat tumbuh adalah untuk mewujudkan kawasan perkotaan baru yang berfungsi sebagai pusat industri pengelolaan perikanan, perkebunan, pariwisata dan transportasi laut yang berdaya saing.

“Tujuan lainnya adalah kawasan yang ramah lingkungan untuk mencapai
kesejahteraan masyarakat yang adil, berbudaya dan beriman. Dan kawasan
strategis cepat tumbuh tersebut akan merangkum berbagai sektor potensial di daerah,” kata Izwar, Rabu (29/11).

Menurut Izwar, khusus sektor perikanan saat ini perlu diperhatikan sumber daya lokal yang terus diberdayakan. Supaya tidak tersisih dari nelayan luar daerah. Karena masih menggunakan alat tangkap yang serba tradisional.

Dalam kawasan strategi cepat tumbuh ini sambungnya, pada program pemerintah pusat yang akan diselenggarakan di Natuna, hendaknya melibatkan dan periotaskan putra putri daerah melalui penciptaan lapangan kerja.

“Kawasan strategi cepat tumbuh ini program pembangunan yang teritegrasi, lima kawasan sudah ditetapkan. Mudah-mudahan menjadi kawasan industri yang menunjang pendapatan daerah dan lapangan pekerjaan,” ujar Izwar.(arn)

Update