Senin, 6 April 2026

Jelang Pilkada Serentak, Perkuat Peran Kearifan Lokal

Berita Terkait

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kepri, Doli Boniara mengatakan kearifan lokal menjadi isu strategis yang dibahas  pada Konferensi Nasional Kearifan Lokal Tahun 2017 di Jakarta, Rabu malam (29/11) lalu. Menjelang Pilkada Serentak 2018 daerah diharapkan memperkuat peran kearifan lokal untuk menjadi peredam disharmoni sosial, ekonomi, politik dan budaya.
“Kearifan lokal adalah merupakan sebuah jargon daerah atau boleh dikatakan seperti indentitas daerah. Di Kepri sudah dikenal dengan slogan dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” ujar Doli, Jumat (1/12) di Tanjungpinang.
Menurut Doli, potensi disharmoni bahkan peluang konflik yang mungkin mengganggu kohesifitas sosial bisa terjadi. Berkaca dari analisa tersebut, tokoh lintas agama, lintas budaya dan lintas profesi diharapkan terus memupuk persaudaraan meskipun beda afiliasi politik, beda strata sosial ekonomi dan beda kulturnya.
“Tahun 2018 mendatang di Kepri hanya Tanjungpinang yang ikut Pilkada serentak. Karena satu-satunya di Kepri semua kekuatan politik akan terfokus di Tanjungpinang. Sehingga berpotensi terjadi konflik,” papar Doli.
Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri tersebut menjelaskan, kearifan lokal yang dimaksud adalah ciri khas yang tumbuh, hidup dan adaptif, berskala lokal, punya kekuatan mengikat, sebagai tuntunan perilaku bagi warganya dalam berelasi dengan lainnya berdasarkan kesetaraan, kesederajatan, dan non diskriminatif.
“Kepemimpinan lokal dan pemimpin informal , mekanisme lokal, sumber daya lokal, dan inisiatif lokal merupakan komponen-komponen utama dan merupakan inti dari kearifan lokal yang hingga kini bertahan di tengah pengaruh globalisasi,” paparnya.
Ditambahkan Doli, sikap toleransi dan keberagaman yang sudah terjaga dengan baik di Kepri ini, harus terus dijaga. Sehingga tidak menjadi penyebab timbulnya konflik sosial. Doli yakin, apabila semua pihak sudah punya rasa tanggungjawab untuk saling menjaga, maka segala bentuk konflik sosial di Kepri tidak akan terjadi.
“Kita berharap semua tahapan politik di Kepri berjalan dengan aman dan tertib. Kuncinya adalah saling menghormati, meskipun berbeda pilihan,” tutup Doli.(jpg) 

Update