Kamis, 16 April 2026

Seribu Guru Ngaji Segera Terima Insentif

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak seribu guru ngaji akan menerima insentif tahap  kedua yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bintan Apri Sujadi di aula kantor Bupati Bintan Bandar Seri Bentan di Bentan Buyu, Senin (4/12) mendatang.

Tidak hanya guru ngaji, namun imam dan penjaga masjid, mubalig/mubaligha dan petugas fardhu kifayah juga akan menerima insentif. Kasubag Bidang Keagamaan Bagian Kesra Setdakab Bintan, Yasir Arafat yang dihubungi Jumat (1/12) kemarin menuturkan, untuk pencairan insentif tahap kedua telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 1,9 miliar untuk 2.088 orang guru ngaji, imam dan penjaga masjid, mubalig/mubaligha serta petugas fardhu kifayah.

Dari anggaran itu, dia menjabarkan, dialokasikan Rp 1 miliar untuk insentif seribu guru ngaji, Rp 149,6 juta untuk insentif 187 penjaga masjid, insentif 185 imam masjid dialokasikan anggaran sebesar Rp 148 juta, insentif 397 orang mubalig/mubaligha sebesar Rp 387 juta serta 329 petugas fardu kifayah menerima alokasi anggaran sebesar Rp 263,2 juta.

Ia menambahkan, guru ngaji masing-masing akan menerima Rp 1 juta untuk empat bulan, lalu penjaga masjid Rp 800 ribu, imam masjid Rp 800 ribu, dan petugas fardhu kifayah Rp 800 ribu. Di mana, per bulan menerima kisaran Rp 150 ribu, Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu sebelum dipotong pajak 6 persen. “Saat ini penerima insentif tahap kedua sedang proses dibayarkan,” ujarnya.

Salah seorang guru ngaji enggan namanya dikorankan menuturkan, sebenarnya ini merupakan pencairan insentif tahap ketiga, karena sudah dua kali insentif guru ngaji diserahkan. Tiap bulan guru ngaji di Bintan menerima insentif sebesar Rp 150 ribu atau sekitar Rp 1,8 juta per tahun. Hanya, insentif tidak diterima penuh, sebab dipotong pajak sebesar 6 persen dan biaya lainnya.

“Insentif langsung ditransfer ke bank bpr bintan, jadi yang punya
rekening saja yang menerima insentif, sedangkan yang tidak punya ya tidak dapat. Makanya, kami sepakat menyisihkan sekitar Rp 240 ribu yang sudah dikoordinir untuk biaya jalan karena tidak mungkin berangkat sendiri sendiri, lalu untuk guru yang tidak menerima insentif,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan penyerahan insentif bagi guru ngaji, penjaga dan imam masjid, mubalig.mubaligha dan petugas fardhu kifayah merupakan komitmen pemerintah kabupaten bintan dalam usaha membantu, mengembangkan serta mendidik generasi muda Islami di kabupaten Bintan.

“Pemberian insentif bagi guru ngaji, penjaga masjid, imam masjid, mubalig/mubaligha dan fardhu kifayah di Bintan tujuannya untuk memainkan peranan bersama pemerintah dalam membangun sumber daya manusia dan generasi yang Islami di kabupaten Bintan,” harapnya. (cr21)

Update