
batampos.co.id – Bantuan program penataan daerah kumuh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akan diprioritaskan untuk penataan di wilayah kelurahan Tanjung Unggat dan Kapung Bugis.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanjungpinang, Surjadi, penataan yang dimaksudkan adalah berkonsep mempercantik kawasan pemukiman ini. “Tentunya menjadi lebih baik, sehat dan asri juga,” ujar dia.
Ia menjelaskan, program yang akan dilangsungkan pada 2018 mendatang ini bertujuan untuk menghapus gambaran wilayah kumuh dari dua kawasan ini.
Penataan juga bakal membenahi jalan dari kedua wilayah ini. Sehingga tujuan akhir dari perencanaan tersebut, diharapkan selesai tanpa meninggalkan tugas perbaikan lainnya. “Jadi gak daerahnya aja. Jalan-jalan pun dipercantik nanti,” lanjutnya.
Untuk melakukan penataan di dua wilayah ini, pemerintah bakal mengalokasikan anggaran sebesar Rp 60 miliar. Pun melingkupi adanya bantuan rehabilitasi rumah masyarakat, pembuatan taman dan lain-lain.
Dalam pengerjaannya nanti, beberapa OPD baik kota maupun provinsi juga dipastikan bakal terlibat. “Kami bahas bersama-sama mulai awal tahun nanti, untuk Tanjungpinang yang lebih baik,” pungkasnya. (aya)
