Kamis, 2 April 2026

Perbaiki Daerah Resapan Sei Pulai

Berita Terkait

Kadis LHK Kepri Yerry Suparna (kanan) dan Kabid Konservasi Pemberdayaan Masyarakat dan Gakum, Said Abd Kadir menanam pohon di Waduk Sei Pulai, Tanjungpinang. F. Dinas LHK Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri, Yerri Suparna mengatakan untuk menjaga sumber air Waduk Sei Pulai, Tanjungpinang. Pihaknya memperbaiki catchment area atau daerah resapan dengan menyebar penanaman 5.000 pohon pulau di kawasan tersebut.

“Daerah resapan air di Waduk Sei Pulai berada pada titik yang mengkhawatirkan. Makanya perlu kita perbaiki pada titik-titik yang rusak,” ujar Yerri Suparna, kemarin di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Menurut Yerri, penyebaran 5.000 pohon pada tahun 2017 ini dilakukan secara berkala. Belakangan ini adalah pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2017 tingkat Provinsi Kepri dipusatkan di Sungai Pulai, Tanjungpinang, Selasa (28/11) lalu.

“HMPI dan BMN menjadi momentum yang tepat untuk kita mengkampanyekan wajib menanam pohon,” papar Yerri.

Kabid Konservasi, Pemberayaan Masyarakat dan Penegakan Hukum, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Said Abdul Kadir
mengatakan, penyebaran pohon pulai di kawasan Catchment Area, Sungai Pulai adalah untuk menjaga sumber-sumber air
di waduk tersebut.

“Pada peringatan HMPI dan BMN kemarin, ada 625 pohon pulai yang ditanam di bibir sungai. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap ketersediaan air di Sei Pulai. Karena Sei Pulai adalah salah satu andalan untuk suplai air bersih di Tanjungpinang,” ujar Said Abdul Kadir.

Menurut Said, banyak pihak yang digandeng dalam kegiatan peduli lingkungan tersebut. Baik itu Pemerintah Daerah, Kecamatan, Lurah, RT/RW sampai ke pelajar dan mahasiswa. Karena secara tidak langsung adalah untuk mengkampanyekan gerakan menanam 25 pohon seumur hidup.

“Untuk membangun kesadaran tersebut, pihaknya juga melibatkan calon pengantin untuk bersama-sama menanam pohon,” paparnya.(jpg) 

Update