Jumat, 17 April 2026

Tingkatkan Profesional Perawat Melalui BTCLS

Berita Terkait

Bupati Karimun Aunur Rafiq beri sambutan saat membuka pelatihan BTCLS, Selasa (5/12). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Aunur Rafiq, membuka pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi para perawat yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas, Selasa (5/12). Mereka terdiri dari 60 perawat yang tergabung dalam DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Karimun.

Rafiq menyebutkan, sebagai upaya peningkatan profesional, seorang perawat harus mempunyai Surat Standar Registrasi (STR) yang diminta dari pemerintah pusat. STR sebagai legalitas dalam menjalankan praktik sehingga terjamin dan berkekuatan hukum.

“Alhamdulillah, di Kabupaten Karimun semua perawat yang mencapai 564 orang sudah memegang STR. Ini berarti para perawat atau tenaga medis sudah bisa melaksanakan tugasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan,” kata Rafiq.

Untuk itu, dalam rangkat meningkatkan profesional seorang perawat diperlukan pelatihan BTCLS. Tujuannya agar tenaga medis dapat memberikan pertolongan pertama kepada pasien atau korban di ruang gawat darurat, untuk menyelamatkan jiwa pasien. Walaupun baru 60 orang, dikarenakan keterbatasan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Karimun, namun pelatihan akan digelar secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Yang belum ada kesempatan saya harap bersabar. Nanti bisa diprioritaskan, bagi perawat untuk pendampingan ibadah haji ke depannya,” janji Rafiq.

Sementara itu, anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra sangat mendukung adanya pelatihan bagi para perawat, agar bisa meningkatkan pelayanan publik terhadap kesehatan pasien. Dimana, para peserta dalam pelatihan bisa diberikan tata cara penanggulangan penderita gawat darurat terpadu dan mampu mengenali keadaan yang mengancam nyawa pada penderita dalam kondisi gawat darurat.

“Ini hasil reses bersama PPNI Karimun beberapa waktu lalu. Maka saya usahakan masukkan anggaran ke Pemerintah untuk diadakan pelatihan secara massal. Saya mengucapkan terima kasih terhadap organisasi PPNI Karimun, yang peduli kepada para profesional medis untuk meningkatkan skill dan mendapatkan sertifikat,” ungkapnya.

Ketua DPD PPNI Karimun Mazlan menuturkan, pelatihan BTCLS kepada para perawat sangat penting. Mengingat banyaknya pasien-pasien yang datang dari pulau-pulau yang perlu penanganan gawat darurat untuk evakuasi ke puskemas atau rumah sakit yang dirujuk. Para perawat harus benar-benar mempunyai basis seperti ini. Pelatihannya sendiri dilaksanakan dalam dua gelombang yaitu 5 Desember sampai 9 Desember dan 9 Desember hingga 12 Desember mendatang.

“Nah, dalam pelatihan ini bisa dilihat langsung bagaimana teknis penanganan pasien gawat darurat. Mulai dari membawa pasien dari tempat asal, dalam perjalanan di kapal, dan bagaimana penanganannya hingga ke rumah sakit rujukan,” ungkapnya. (tri)

Update