Senin, 2 Februari 2026

Gubernur Terima Dipa Kepri Rp 6,997 Triliun

Berita Terkait

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, anggaran belanja daerah harus digunakan secara fokus dan se-efisien mungkin. Hal ini sesuai pesan Presiden Joko Widodo saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 di Bogor, Rabu (6/12).

“Belanja operasional harus efisien dan fokus pada kegiatan inti,” kata Nurdin usai menerima DIPA 2018 di Istana Bogor, kemarin.

Gubernur menyebut, DIPA untuk Kepri tahun 2018 sebesar Rp6,997 triliun. Rinciannya, untuk Pemprov Kepri sebesar Rp 2,020 triliun, Kabupaten Natuna Rp 657 miliar, Kepulauan Anambas Rp 606 miliar, Karimun Rp 791 miliar, Batam Rp 934 miliar, Tanjungpinang Rp 611 miliar, Lingga Rp 671 miliar, dan Bintan Rp 702 miliar.

Selain soal efisiensi anggaran, Nurdin Basirun mengatakan Presiden juga meminta seluruh pemerintah daerah (Pemda) memperbaiki kualitas penyerapan anggaran serta tidak mengulangi kesalahan di tahun sebelumnya.

“Harus kita jaga bersama-sama, baik dari sisi perencanaan, penganggaran, maupun nantinya dalam implementasi pelaksanaannya,” kata Nurdin.

Gubernur sendiri pada perencanaan anggaran 2018 terlihat sangat intensif sejak perencanaan. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri dipanggil satu persatu untuk dibedah anggarannya. Hal ini agar pemanfaatan anggaran tepat sasaran dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Untuk anggaran tahun 2018, beberapa fokus kegiatan juga menjadi prioritas Gubernur. Selain infrastruktur, anggaran juga difokuskan untuk peningkatan investasi dan pengembangan sumberdaya manusia. Karena Gubernur ingin masyarakat mendapat layanan pendidikan dan kesehatan juga bergerak perekonomiannya dengan pembangunan infrastruktur.

“Infrastruktur menjadi suatu keharusan untuk memicu dan memacu pergerakan ekonomi masyarakat,” kata Nurdin.

Berdasarkan data, belanja negara dalam APBN 2018 mencapai Rp 2.220,7 triliun. Terdiri dari belanja pemerintah pusat yang dialokasikan untuk kementerian/lembaga sebesar Rp 847,4 triliun dan non kementerian/lembaga senilai Rp 607,1 triliun.

Kemudian, transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 766,2 triliun diarahkan untuk meningkatkan jumlah dan mutu pelayanan publik di daerah, menciptakan kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan antardaerah.

Dalam kesempatan tersebut, kata Nurdin, Presiden berpesan agar daerah terus mewujudkan iklim investasi yang kondusif. Lompatan perbaikan Indeks Kemudahan Berusaha agar dipertahankan agar ekonomi tetap tumbuh.

Soal nyaman dan amannya Kepri selalu disampaikan Nurdin dalam banyak kesempatan. Apalagi aparata keamanan TNI dan Polri di Kepri berkomitmen untuk mewujudkan daerah ini tetap kondusif. Karena kondisi itu memberi pengaruh besar pada investasi dan pariwisata.

“Mari kita terus menjaga daerah ini aman dan nyaman. Terus bersama membuat Kepri semakin maju,” kata Nurdin. (jpg)

Update