batampos.co.id – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Tanjungpinang telah menyiagakan setidaknya 2.000 ton beras di gudang penyimpanan. Beras sebanyak itu perlu disiagakan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang jelang pergantian tahun.
Dengan total beras segitu banyak, dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Tanjungpinang. Paling tidak hingga enam bulan ke depan.
“Sampai dengan Juni, bisa dipastikan beras untuk Tanjungpinang sudah tersedia,” ungkap Kepala Bulog Sub Divre Tanjungpinang, Jaka Santosa.
Menyimpan pasokan sebanyak ini, terang Jaka, merupakan langkah antisipasi dalam menyambut akhir tahun, terlebih terdapat momentum Natal dan Tahun Baru. Belum pula kondisi cuaca ekstrem, yang juga sering kali terjadi di setiap penutupan tahun. “Tentu saja kami bersiap, karena biasanya akhir tahun itu musim angin utara,” ujarnya.
Tidak hanya memastikan ketersediaan bulog di Tanjungpinang, Jaka juga menuturkan, keamanan jumlah kebutuhan beras di enam kabupaten/kota di Kepri lainnya, pun telah terpenuhi.
Sehingga menaikkan harga beras dengan alasan Natal dan tahun baru, tidak bisa dijadikan alasan oleh para pedagang. Bersama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota/Kabupaten, pun memastikan akan menjaga kestabilitasan harga sepanjang Desember ini. (aya)
