batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kepri, Doli Boniara mengatakan sejumlah personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kepri menggelar Bakti Sosial (Baksos) di lokasi banjir Pacitan selama dua hari. Yakni, Kamis dan Jumat (7-8/12). Aksi tersebut untuk memperingati hari Sukarelawan Internasional.
“Sebagai bentuk kepedulian bersama, maka sejumlah Personel Tagana Kepri ikut terlibat dalam aksi Baksos yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) di Pacitan,” ujar Doli, Kamis (7/12) di Tanjungpinang.
Menurut Doli, terlibatnya Tagana Kepri dalam kegiatan Kemensos menunjukan adanya komunikasi yang dibangun dengan baik. Apalagi, Kepri yang membuat terobosan dengan mendapuk adanya Bunda Tagana Provinsi Kepri dinilai menjadi pelopor oleh Kemensos.
“Tagana memiliki peran yang strategis dalam membantu penanganan bencana alam. Meskipun sifatnya sukarelawan, tetapi kontribusinya nyata,” papar Doli.
Lebih lanjut, dirinya sudah memberikan pengarahan kepada personel Tagana Kepri yang berangkat ke Pacitan. Kegiatan selama dua hari tersebut hendaknya dipergunakan dengan optimal untuk membantu pemulihan lokasi paska banjir. Masih kata Doli, melalui kegiatan itu juga bisa membangun komunikasi yang kuat dengan tagana-tagana dari daerah lainnya.
“Dalam setiap persoalan bencana alam, Tagana dikenal cepat dalam memberikan respon. Sehingga membantu tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” jelas Doli.
Ditambahkan Doli, hakekat dari tujuan penanggulangan bencana adalah untuk mengurangi resiko dan menekan dampak bencana terhadap masyarakat. Atas dasar itu, Tagana adalah barisan masyarakat yang terlatih dalam menghadapi berbagai bencana.
“Kita akan terus memperkuat peran Tagana. Yakni dengan merekrut personil untuk dilatih setiap tahunnya. Apalagi adanya Bunda Tagana, tentu menjadi spirit bagi kita untuk berbuat yang terbaik,” tutup Doli.(jpg)
