batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun berpesan agar umat Islam mengaktualisasikan diri dalam konsep rahmatan lil alamin. Dengan posisi dan peran masing-masing, sudah semestinya memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Jangan sampai kita merugi kemudian hari, karena tak ada bekal untuk hari akhir dan tak memberi manfaat bagi lingkungan kita. Apalagi untuk mereka yang diamanahkan di lingkungan pemerintahan,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid At Taqwa, Pulau Belakangpadang, Kota Batam, Jumat (8/12).

Di penghujung pekan awal Desember ini, Nurdin melakukan serangkaian aktivitas di sejumlah masjid di berbagai pulau di Kepri. Kunjungan ini juga diserangkaikan dengan aktivitas peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Jumat (7/12) malam, setelah kembali dari Jakarta guna pertemuan konsultatif soal RUU Daerah Kepulauan, Nurdin sudah ditunggu jamaah Masjid Al Kiram, Tiban, Kota Batam. Di Al Kiram, Ustad Ari Sahlan menyampaikan ceramah tentang Hikmah Memperingati Maulid Nabi. Sementara pengurus masjid menyampaikan mimpi mereka untuk menjadikan masjid ini sebagai yang termegah di kawasan Tiban.

Gubernur sangat mendukung keinginan itu. Selain pemerintah ke depan ikut membantu, Nurdin menyampaikan kesempatan membangun masjid tersebut hendaknya ikut dijadikan ladang amal masyarakat dengan memberikan bantuan. “Tapi jangan lupa untuk terus memakmurkan masjid ini. Juga masjid-masjid di seluruh Kepri,” kata Nurdin.

Di Masjid At Taqwa Pulau Belakangpadang, Batam, saat Safari Subuh, Nurdin mengajak masyarakat untuk memulai aktvitas dengan segala niat baik. Ada kenikmatan besar jika umat beraktivitas dengan memulai salat subuh berjamaah. “Majelis ilmu dan perbanyak silaturahmi akan membawa keberkahan,” kata Nurdin.

Sebelum ke Pulau Jaga, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Nurdin terlebih dahulu menerima tim dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di Graha Kepri. Gubernur juga membuka Pembentukan CSR Provinsi Kepri di Graha Kepri.

Di Pulau Jaga, setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Al Muttaqin, Nurdin membuka turnamen Porah Cup dan menyerahkan bantuan untuk nelayan. Pada kesempatan itu, Nurdin kembali menegaskan kepada abdi negara bahwa dirinya dan mereka adalah pelayan rakyat. Apapun yang dibuat, mulai perencanaan hingga penganggaran dan implementasi, semuanya harus memudahkan masyarakat meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan kemampuan yang ada, buatlah masyarakat menjadi semakin baik. Mereka pasti mendoakan kita. Rakyat harus tidur nyenyak. Apa guna pangkat jabatan kalau tidak memberi manfaat untuk rakyat,” kata Nurdin lagi.

Saat menyerahkan bantuan untuk nelayan, Nurdin mengingatkan agar dimanfaatkan untuk meningkatkan penghasilan. Setelah bantuan ini diberikan, akan ada evaluasi, apakah setelah ini dapat mengubah kehidupan masyarakat untuk jangka panjang. “Setelah dibantu, tak akan kita lepaskan begitu saja. Kita tetap awasi dan evaluasi,” kata Nurdin.

Karena itu, kepada OPD terkait, ketika hendak memberi bantuan, jangan asal beri karena mengejar proyek. Ditanya dulu kepada masyarakat apa kebutuhan dan perlengkapan yang bisa membantu meningkatkan kehidupan mereka.

“Kalau ingin bantu tanya dulu, kalau mereka minta garpu jangan dikasih sendok. Pemerintah secara pelan-pelan terus memberikan bantuan, semua itu akan pasti, untuk perlengkapan dan kebutuhan masyarakat,” kata Nurdin.

Setelah menyerahkan bantuan secara simbolis, Nurdin kembali menguji coba sampan dengan mesin ketinting itu. Nurdin beraksi di laut dengan memainkan mesin dan mencoba keseimbangan sampan terhadap gelombang.

Setelah dari Pulau Jaga, Nurdin ke Pulau Moro ubtuk meresmikan PLTD Moro 2 x 500 MW. Secara perlahan-lahan, sejumlah pulau di Kepri akan mendapat mesin listrik. Nurdin menegaskan bahwa PLN berkomitmen kuat agar elektrifikasi di Kepri mencapai tingkat maksimal. Nurdin mengaku senang dengan peresmian listrik. Ke pelosok manapun dia akan mendampingi. Yang penting tiap pulau selalu terang. “PLN ingin menerangi seluruh pulau, kami akan mendoakannya, semakin cepat terlaksana,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, ini merupakan program Nawacita Presiden Joko Widodo. Selain itu ada juga infrastruktur jalan, embung dan lainnya. Nurdin selalu menyampaikan jangan ada lagi daerah yang tak menikmati listrik. “Pemerintah harus hadir untuk pelayanan dasar termasuk listrik. Kalau ada listrik, semua berjalan, ekonomi bergerak,” kata Nurdin.

Dalam peresmian itu, hadir GM PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau, Irwan Saputra, Kadis ESDM Kepri Amjon, Kadis Keluatan dan Perikanan Edy Sofyan, Karo Humaspro dan Penghubung Nilwan. Dari Moro, Nurdin sempat singgah ke Pulau Buru untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulau Kundur. Di Kundur, Nurdin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (bni)