
batampos.co.id – Dua warga negara Malaysia hilang setelah kapal kayu mereka terbalik
karena disapu ombak di perairan internasional, tepatnya sekitar 10,3 mill dari perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan, Minggu (10/12) sore. Dua korban yang hilang yakni Tan Soon Heng, 25 tahun dan Chan Chon kuok alias Jonathan Clifford, 51 tahun.
Kejadian karamnya kapal kayu ini awalnya diketahui masyarakat pada Minggu (10/12) sore. Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Tanjungpinang yang menerima laporan tenggelam kapal kayu tersebut berupaya menuju ke lokasi, namun lantaran cuaca buruk malam itu akhirnya pencarian ditunda.
Senin pagi, tim melanjutkan pencarian dengan meninggalkan pangkalan Kampung Bulang menuju lokasi kejadian tepatnya di perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan. “Kami masih melakukan pencarian, belum ada perkembangan hingga saat ini,” ungkap Kepala BNNP Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kasi Ops Eko Suprianto, Senin (11/12).
Ia menyebutkan, dua korban merupakan warga Malaysia bernama Tan Soon Heng, 25 tahun dan Chan Chon kuok alias jonathan clifford, 51 tahun. “Kami belum tahu mereka dari mana dan tujuannya mau ke mana, tapi kedua korban dilaporkan merupakan warga negara Malaysia,” ucapnya singkat.
Sementara itu, ka ops PPLP Tanjunguban Sugeng mengatakan, pihaknya juga terlibat dalam pencarian dua warga Malaysia yang hilang karena kapal kayu mereka terbalik. kn Rantos p 210 dikerahkan ke lokasi pencarian atau sekitar karang tengah 10,3 mill dari utara tanjung berakit, kabupaten bintan.
Dalam upaya pencarian ini, ia menyebutkan, semua pihak dikerahkan. Dari Tni al mengirimkan kri Loser dan kri tenggiri, sedangkan basarnas mengirimkan Rb 209 basarnas. “Sar Malaysia juga ada mengerahkan kapal kd Andalan,” ujarnya.
Sore ini, ia menyebutkan, lokasi di sekitar pencarian cerah berkabut dengan
ombak setinggi 0,5 hingga 1 meter. Lalu, arah angin dari utara ke selatan dengan
kecepatan angin sekitar 30 knot.
“Berita terakhir yang kita monitor melalui radio kd andalan, mereka menemukan satu orang mayat di sekitar perairan Tanjungpunggai Malaysia. namun, untuk identitas belum diketahui,” tukasnya. (cr21)
