batampos.co.id – Drainase Kebun Sayur Seibeduk, yang bermuara langsung ke laut, akhirnya dilebarkan. Parit yang memiliki panjang sekitar satu kilometer itu dilebarkan dan digali kembali agar lebih dalam dan dapat menampung debit air yang lebih banyak.
Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi Mengatakan drainase yang sedang dikerjakan itu merupakan drainase utama yang menjadi kunci bagi wilayah sekitar agar terhindar dari bahaya banjir.
“Lokasi ini titik terakhir. Kalau ini sudah selesai, mudah-mudahan masalah banjir di Seibeduk teratasi,” ujar Science, Minggu (17/12).
Dia mengatakan pelebaran drainase itu diperkirakan hingga 50 meter.
“Paritnya memang sengaja dibuat lebar, agar menampung air hujan dan air laut yang sedang pasang,” katanya.
Namun demikian, pengerjaan normalisasi sedikit terhambat karena masih adanya bangunan dan kolam milik warga di tepi drainase. “Alat berat susah masuk,” ungkapnya.
Hingga kini, Dinas Bina Marga dan Sumber Air Kota Batam telah menormalisasi puluhan drainase yang bermasalah di Kecamatan Seibeduk. Misalnya drainase di Kelurahan Mangsang, Duriangkan maupun di Seipancur.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air, Kota Batam Yumasnur mengatakan terus menggesa proyek normalisasi drainase guna menuntaskan permasalahan banjir yang terjadi di kota Batam. “Semoga pelebaran segera rampung, sehingga tidak ada rumah warga yang terendam banjir saat debit air meningkat,” ucap Yumasnur belum lama ini. (cr19)
