Jumat, 3 April 2026

10 Tokoh Penerima Anugerah Batam Madani 2017

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam, sempena Hari Jadi Kota Batam, memberikan penghargaan Anugerah Batam Madani, Senin (18/12/2017) malam pada 10 tokoh.

Mereka ialah………..

Direktur Operasional sekaligus Dewan Redaksi Batam Pos Candra Ibrahim dari unsur yang didapuk anugerah bidang Pers dan Media.

Anugerah bidang sosial diberikan pada pendiri Yayasan Embun Pelangi, Efrizal, yang aktif memberikan bantuan advokasi, penyelamatan dan pendampingan terhadap korban kejrasan terhadap petempuan dan anak.

Bidang pengusaha diberikan kepada pengusaha sukses Batam Hartono. Pria yang juga akrab Akau ini merupakan pendiri PT Citra Buana Prakarsa, pusat pembelanjaan Kepri Mall, Pelabuhan Harbour Bay, Swiss Bell Hotel dan proyek yang akan dikerjakan ke depan pembangunan Hotel JW Marriot, office tower 14 lantai.

Tokoh keagamaan diberikan kepada kepala bidang tilawah seni membaca al-qur’an di Qur’an Centre Batam Junaidi Jum’ah. Bersama rekan-rekannya, pria yang juga dewan hakim MTQ Kota batam sejak 2000 sampai sekarang dan dewan hakim MTQ Kepri sejak tahun 2005 sampai sekarang dinilai berhasil mengantarkan anak-anak batam sukses sebagai pemenang pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional maupun internasional.

Tokoh perempuan diberikan pada Nuraeni Martin Langi yang merupakan pelopor berdirinya Yayasan Graha Lansia Batam. Ia ingin lansia memiliki tempat berkumpul bersosialisasi dan berbagi ilmu. Sejak berdiri 8 tahun lalu, kini yayasan yang dipimpin mantan anggota DPRD Batam periode 1999-2004 memiliki 400 anggota. Para lansia mengikuti beragam kegiatan dari kerajinan tangan, pengajian, terapi kesehatan dan ceramah agama.

Raja Zahari Ibni Raja Muhammad Nur mendapat anugerah bidang kebudayaan. Ia merupakan keturunan ke -7 dari Raja Isa Ibni Raja Ali (marhum pulau bayan) yang di pertuan muda ke-5. Dimasa hidupnya beliau sehari-harinya sebagai nelayan tradisional yang tinggal di nongsa. Beliau juga merupakan tokoh agama yang mengajarkan mengaji, asrakal dan berzanzi. Semasa hidupnya ia begitu menjunjung adat istiadat melayu. Bertepatan 29 desember 2014 beliau menghadap sang khalik.

Penerima Anugerah Batam Madani 2017 berfoto bersama walikota Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

Bidang olah raga diberikan pada Kris Wiluan yang fokus mengembangkan olahraga perahu layar di Batam. Saat ini terdapat 30 anak binaan PT Citra Mas yang di didik menjadi atlet layar. Sebagai bentuk keseriusannya memajukan olahraga di batam, ia telah mendirikan gelanggang olahraga citra mas di kawasan industri kabil.

Bidang istiadat melayu diberikan pada Wakil Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Batam Said Indra dan Ketua 4 LAM Batam, keduanya dinilai punya sumbangsih menjaga adat melayu.

Bidang pendidikan diberikan pada Hardi S. Hood. Anggota DPD perwakilan Kepri ini membidangi pendidikan di lembaga tempatnya mengabdi, delapan tahun mejabat ketua Dewan Pendidikan dan dikenal melalui program SABAS (siap aktif bantu sekolah).

Tak hanya para tokoh tersebut, penghargaan juga diberikan pada Tokoh Masyarakat masing masing kecamatan. Kecamatan Batam Kota, H. Andi Sudarmi Dahlan, Kecamatan Bengkong Ermin Yudi. Kecamatan Bulang Timat Rahmat / Long Timat, Kecamatan Galang Muhammad Amin. Kecamatan Belakang Padang Suly Abas.

Kecamatan Sei Beduk Suparno, Kecamatan Batu Aji Idham Arrahman. Kecamatan Sagulung Usman Hadi, Kecamatan Batu Ampar Ahmad Dasuki, kecamatan Lubuk Baja Syahlan Sully, Kecamatan Nongsa H. Ramlan serta Kecamatan Sekupang diberikan pada Hendro Apendi.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada para tokoh karena telah bersumbangsih bagi Batam. Ia menyampaikan, pemberian penghargaan sebagai wujud rasa terima kasih tersebut.

“Anugerah madani tulus diberikan pada pengabdi yang penuh kesetiaan,” ucap Rudi.

Malam Anugerah Madani juga diiringi pesta rakyat, ribuan warga memadati Dataran Engku Putri Batam.

Turut memeriahkan acara tersebut, penyanyi jebolan acara pencarian bakat salah satu TV swasta juga grup band asal Medan Amigos.

“Acaranya sangat meriah dan cukup menghibur. Ramai orang yang datang,” kata seorang warga Batuaji, Margaret. (cr13)

 

Update