Minggu, 5 April 2026

Kebersamaan Kunci Sukses Membangun Kota Batam

Berita Terkait

Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Rangkaian peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke 188 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam sukses digelar, ribuan warga berbondong-bondong ke Dataran Engkuputri sejak pagi hingga malam, Senin (18/12).

Untuk diketahui, puncak HJB 188 diawali dengan Pawai Budaya yang menguikutsertakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) instansi vertikal serta 54 Paguyuban se Batam dengan mengambil rute depan Hotel Lovina Inn-Bundaran Madani-Simpang Masjid Raya-Dataran Engkuputri. Acara ini digelar dari pukul 09.00 hingga siang hari.

Selanjutnya warga disuguhi Panggung Budaya Semarak Batam Madani, paguyuban secara bergantian menampilkan atraksi kebudayaan masing-masing hingga sore hari. Malam harinya, pesta rakyat dan Malam Anugerah Batam Madani, warga dihibur penyanyi jebolan Indonesia Mencari Bakat Putri Ayu dan band asal Medan Amigos.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan melibatkan paguyuban pada gelaran HJB kali ini bukan tanpa alasan. Ia meyakini, walau warga Batam berasal dari daerah yang berbeda. Latar belakang suku, agama dan etnis yang beragam akan dapat bersatu menuju Batam yang lebih baik.

“Kuncinya kebersamaan kalau ingin bangun Batam yang kita cintai ini. Kalau sudah begini, saya yakin permasalahan akan clear,” kata Rudi.

Ia berharap tak ada pihak atau kelompok yang membuat gaduh dan saling menyalahkan. Menurutnya, hal semacam ini dapat mempengaruhi mempengaruhi perkembangan Batam ke depan.

“Kita bersatu, pasti Batam tak butuh waktu lama untuk berubah menjdi kota yang modern dan madani seperti yang kita harapkan,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Batam ini menyebutkan kebersamaan tidak hanya dilakoni warga, hal serupa juga harus dilakukan pemerintah. Dalam acara puncak HJB tersebut ia mengapresiasi kedatangan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri maupun Batam pada acara puncak tersebut. Tak hanya FKPD, pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam juga turut hadir.

Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

“Mereka semua hadir, artinya kita sudah mulai bersatu. Ekonomi Batam dua bulan lalu sekitar 1,6 persen, hari ini jadi 2 persen lebih. Mudah-mudahan seterusnya membaik,” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada momen HJB kali ini menyampaikan rasa terima kasihnya pada semua elemen masyarakat yang turut serta menjaga Batam agar tetap kondusif.

“Terima kasih buruh, pengusaha hingga nelayan sudah berkontribusi untuk Batam. Kita bersama seperti ini membuktikan kalau Batam itu kondusif, masyarakatnya riang dan terbuka,” kata Nurdin.

Para peserta pawai mengenakan pakaian tradisional melintas dijalan Fisabilillah Batamcenter saat pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Batam ke-188, Senin (18/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Menurutnya, melibatkan masyarakat dalam usaha mengembangkan Batam adalah hal yang penting. Sehingga potensi batam yang besar dapat dimanfaatkan secara utuh.

“Salah satu usaha yang dilakukan Pemko Batam beserta SKPD adalah meyakinkan kalau Batam siap jadi tujuan investasi di segala bidang,” pungkasnya. (cr13)

Update