
batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah menyerahkan enam aset ke Pemko Batam. Adapun ke enam aset tersebut adalah
- Pasar Induk Jodoh,
- Kantor Wali Kota Batam,
- Kantor DPRD Kota Batam,
- Masjid Raya Batamcenter,
- Masjid Baiturrahman Sekupang,
- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur.
“Alhamdulilah enam aset sudah diberikan. Terima kasih kita ucapkan kepada Ketua BP Batam yang juga hadir pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Batam yang ke-188,” kata Rudi saat pembukaan paripurna, Senin (18/12).
Menurut dia, pada tahap pertama ini pemko akan memprioritaskan pembangunan Pasar Induk Jodoh di awal tahun 2018.
“Tugas kita akan mulai membersihkan Tos 3000, Jodoh dan pasar tradisional yang ada di sekitar lokasi,” ucap Rudi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang menyambut baik penyerahan aset tersebut. Menurut dia, pemko sudah bisa mulai menata pasar induk tersebut, mengingat Detail Engineering Design (DED) nya sudah dianggarkan.
“Kita bersihkan dulu. Nanti back up penganggarannya kita masukan di APBD Perubahan 2018,” kata Sallon.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura. Diakuinya, dengan peralihan aset ini menjadi patokan untuk penganggaran.
“Beda cerita kalau belum aset kita, tak bisa dianggarkan,” katanya.
Nyanyang berharap penataan pasar induk ini bisa segera dilaksankan, mengingat akan kebutuhan lokasi bagi pedagang kaki lima.
“Kebutuhannya cukup banyak. Makanya kita minta pedagang kaki lima yang ditertibkan ditempatkan disana,” jelasnya. (rng)
