
F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah menganalisa kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diteruskan ke pemerintah pusat. Pengajuan ini dilakukan guna menjaring Sumber Daya Manusia andalan yang akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, telah menyampaikan disposisi pada Sekretaris Daerah, Assisten Administrasi Umum dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKP) SDM untuk menentukan Analisisis Beban Kerja (ABK) dan Analisis Jabatan (Anjab). Walau memang sebelumnya, BKP SDM sudah punya catatan sendiri skala urgen kebutuhan ASN baru untuk BAtam.
“Ini untuk menentukan berapa banyak yang dibutuhkan, kalau sudah ditentukan nanti kami bisa petakan,” ucapnya.
Ia mengungkapakan, beberapa kebutuhan yang menajdi perhatian yakni tenaga pendidik dan tenaga medis. Tak hanya itu, tenaga teknis seperti tenaga yang paham kontruksi bangunan, paham soal banjir dan pertamanan, lulusan ilmu hukum serta akuntan.
“Ini yang akan jadi prioritas,” ujarnya.
Amsakar berpendapat, walau beberapa bidang keahlian tersebut sangat dibutuhkan, hal yang paling banyak dibutuhkan yakni tenaga pendidik dan tenaga medis. “Dua ini saya pikir komposisinya agar besar,” katanya.
Sebelumnya, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan tiga dinas akan menjadi prioritas dalam pengajuan penambahan pegawai negeri sipil tahun 2018 mendatang. Ketiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut diantarnya Dinas Pendidikan Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam dan Dinas Binas Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.
“Selesai analisis kebutuhan kami langsung kirim, dan besar harapan kami semua disetujui,” kata Rudi.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) menyampaikan kebutuhan akan jurusan teknik dinilai sangat dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan Kota Batam. Karena akan sangat membantu pemko mulai dari merancang proyek peningkatan infrastruktur.
“Saat ini kami mash fokus ke jalan, drainase guna mengentaskan permasalan banjir. Maka dari itu, jika disetujui tentu pegawai nanti bisa mendukung pelaksanaan pekerjaan membenahi infrastruktur Batam,” imbuhnya. (cr13)
