
batampos.co.id – Puluhan remaja masjid di Tanjungpinang dan Bintan mengikuti pelatihan pemuda pelopor di Masjid Raya Nur Illahi, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (20/12). Pelatihan yang mengusung tema Pemuda Pelopor Masjid ini ditaja Centra Citra Remaja Raflesia Bengkulu dengan mitra lokal di Kota Tanjungpinang.
Pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) Bidang Kepeloporan Desa dan Daerah Khusus pada Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda sebagai penggagas kegiatan.
Kepala Bidang Kepeloporan Desa dan Daerah Khusus Kemenpora, Sopti Popiyati mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari remaja berusia 16 sampai 30 tahun. Karena remaja menurutnya, merupakan usia aktif di tengah masyarakat. “Sebetulnya kegiatan ini juga terbuka untuk umum. Tapi kita bawa suasananya ke Masjid, supaya menyentuh ke jiwa anak muda, agar terpanggil ke arah positif,” ungkapnya.
Menurut Sopti, jika nantinya remaja sudah sering mendatangi masjid, diharapkan dapat berkembang menjadi pemuda yang berkarakter, cerdas, bertaqwa, beriman, dan dapat melakukan kegiatan yang positif di lingkungan sekitarnya. Sehingga bisa mengajak orang sekitarnya ke arah yang lebih baik.
Dijelaskan Sopti, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia yang terbagi dalam beberapa zona, diantaranya zona Sumatra satu dan dua. Zona Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan zona Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaksanakan selama satu hari penuh.
“Untuk wilayah Kepri atau di Tanjungpinang berada di zona Sumatra dua. Setelah ini, kami akan melaksanakan di Riau dan terakhir di Padang pada tanggal 23 Desember ini,” jelasnya.
Sopti memastikan, kegiatan ini akan terus berlanjut. Sebab, untuk memberikan materi tidak cukup hanya satu hari saja. Demi pemuda dan pemudi yang ada di Indonesia atau khususnya di Kepri bisa tumbuh, berkembang, dan mempunyai karakter yang kuat.
“Jika pondasi agamanya sudah kuat. Tentunya pemuda dan pemudi ini tidak gampang dikotori dengan hal-hal yang negatif. Malah sebaliknya, mereka bisa menumbuhkan hal yang positif,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Maifrizon berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Ia berharap, kedepan Tanjungpinang semakin sering mendapat pelatihan dari Kemenpora. Selain itu kepada seluruh remaja diharapkan untuk mengikuti pelatihan ini hingga selesai.
“Saya berharap para peserta dapat memetik hikmahnya dan menjadi pelopor di Kepri atau khususnya di Tanjungpinang. Kami juga berharap kepada para peserta untuk mengaplikasikannya di tengah masyarakat,” pungkasnya.(cr1)
