Kamis, 23 April 2026

Deli Cinta Dibunuh dengan Cara Dicekik

Berita Terkait

Polisi membungkus mayat Deli Cinta, 28, menggunakan kantong mayat dan memeriksa barang bukti di Perumahan Central Raya, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (21/12). Deli Cinta adalah korban pembunuhan dengan tangan dan kaki diikat posisi telungkup setengah bugil. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri telah menyelesaikan otopsi terhadap Deli Cinta Sihombing yang ditemukan meninggal di Perumahan Centra Raya, Kamis (21/12) lalu. Dari hasil otopsi diduga Deli dibunuh dengan cara dicekik. Sehingga menyebabkan sumbatan pada saluran nafas.

“Korban juga mengalami patah tulang leher, tulang rawan cincin, patah tulang gondok,” kata Kabiddokes Polda Kepri Kombes Pol Djarot W, Jumat (22/12).

Ia mengatakan pihaknya juga menemukan adanya darah yang mengering di leher dan kulit kepala korban. “Dugaan dicekik, lalu dibekap juga,” ucap Djarot.

Djarot mengatakan dari hasil pemeriksaan, prediksi kematian korban 8-24 jam sebelum ditemukan oleh tetangganya. Kaki korban yang menghitam, dijelaskan Djarot karena sudah mulai terjadinya pembusukan. “Korban ini diikat dengan tali gorden bersama dengan anaknya,” ujarnya.

Selain sudah mengantongi penyebab kematian korban dan prediksi kematian. Djarot mengatakan pihaknya juga memiliki beberapa sidik jari. Apakah itu milik pelaku atau korban, Djarot menuturkan berkas itu sudah diserahkan ke penyidik. “Kami akan melakukan Swap DNA, melihat apakah ada tindakan pemerkosaan atau tidak. Hasilnya dua hari lagi,” tuturnya.

Sementara itu Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari anak korban. “Walau umurnya 2,5 tahun, pasti akan tahu dengan siapa ibunya sebelum meninggal,” ucapnya.

Namun karena kondisi anak tersebut masih trauma dan shock, pihaknya masih mengoptimalkan pemeriksaan saksi lainnya. “Hingga saat ini sudah empat orang saksi kami minta keterangan,” tuturnya.

Nantinya, kata Hengki pihaknya akan meminta keterangan dari suami korban. “Kami belum bisa menyimpulkan. Tapi yang jelas diduga ada tindak pidana,” pungkasnya. (ska)

Update