
batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri menepati janjinya untuk merampungkan seluruh proyek pembangunan unit sekolah baru (USB) di Batam pada akhir tahun 2017 ini. Gedung SMAN 19 yang dibangun di komplek Tunas Regency, kelurahan Seibinti, Sagulung dan gedung SMKN 8 Farmasi Batam di Dapur 12, Sagulung misalkan saat ini sudah rampung dikerjakan.
Gedung SMAN 19 bahkan sudah mulai ditempati sejak pertengahan bulan lalu. Ratusan siswa yang semula numpang belajar di gedung SDN 21 sudah berbesar hati sebab awal tahun kegiatan belajar mengajar sudah di gedung baru mereka itu. Mereka tak perlu lagi menerapkan sistem belajar double shift sebab lokal di gedung baru tersebut sudah mencukupi.
Begitu juga dengan 80 siswa SMKN 8 yang selama ini numpang belajar di gedung SMKN 5 Batam akan segera menikmati gedung sekolah sendiri pada awal tahun nanti. Itu karena gedung sekolah mereka yang dibangun sejak pertengahan tahun lalu sudah rampung.
“Sudah rampung, tinggal beres-beres saja seperti pasang pintu teralis, pemindahan peralatan dan penataan halaman sekolah. Alhamdulilah awal tahun nanti sudah di sini kami,” ujar Plt Kepala SMKN 8 Rafio, saat meninjau ke gedung sekolah baru itu, Jumat (22/12).
Gedung sekolah baru yang sudah rampung itu kata Rafio, sudah mencukupi untuk mengakomodir seluruh kebutuhan sekolah yang baru memasuki tahun ajaran pertama itu. Bahkan untuk tahun pertama, lokal yang tersedia malah kelebihan. Itu karena gedung sekolah baru itu tersedia empat lokal sementara kebutuhan sekolah hanya tiga lokal yakni satu untuk ruangan guru dan dua untuk ruangan belajar siswa.
“Gedung ini dua lantai, tapi yang bisa dipakai baru lantai satu ada empat lokal. Lantai dua belum dibuka karena belum dibutuhkan. Empat lokal lantai satu saja lebih satu malah,” tutur Rafio.
Rampungnya pembangunan gedung sekolah baru itu disambut baik oleh guru dan siswa SMKN 8. Dalam sepekan kedepan, pihak sekolah akan menyelesaikan seluruh proses persiapan pemindahan. “Kami sangat senang, makanya ini langsung turun tangan kami untuk beres-beres. Minggu depan sudah bisa pindah barang-barang (perlengkapan sekolah) ke sini,” tutur Rafio.
Pantauan di lapangan, pembangunan gedung SMKN 8 memang sudah rampung. Satu gedung berlantai dua sudah berdiri tegak. Bangunan sudah dikeramik dan dicat. Pekerja memang masih bekerja sebab aksesoris bangunan seperti teralis, pintu dan jendela masih dalam proses pemasangan. “Paling seminggu ini sudah siap. Karena harus bereskan juga halaman sekolah ini biar aman anak-anak nanti belajar,” tutur Aldi, seorang pekerja.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir sebelumnya mengakui, pembangunan gedung SMAN 19 dan SMKN 8 itu memang dikebut dalam jangka waktu enam bulan saja. Itu bertujuan untuk segera mengakhiri masa numpang belajar siswa dua sekolah tersebut “Awal tahun harus pakai gedung sendiri mereka, makanya pembangunan kami kebut,” ujar Arifin.
Selain dua gedung tersebut, secara umum tahun ini Pemprov juga membangun tiga gedung sekolah baru lainnya di kota Batam yakni, SMAN 18, 21 dan 22.
“Semuanya ditargetkan rampung akhir tahun. Awal tahun sudah bisa ditempati,” tutur Arifin. (eja)
