batampos.co.id – Menjelang liburan tahun baru 2018, sebagian masyarakat Natuna lebih memilih berlibur di luar daerah. Sebaliknya di Natuna malah sepi.
Padahal, seperti diketahui di Natuna banyak tempat lebiran selama ini dihembuskan Dinas Pariwisata. Sepertinya Natuna belum siap menjadi destinasi pariwisata. Buktinya, sebagian lebih memilih Batam, Singapura maupun di Pontianak tempat berliburan.
Ramainya liburan diluar Natuna ini tercatat saat rute Kapal Pelni pekan lalu, sekitar 1.500 penumpang meninggalkan Natuna dengan tujuan Pontianak. Sama halnya penerbangan Natuna tujuan Batam, mengalami peningkatan, sebaliknya Batam Natuna masih sepi.
Sepinya di Ranai khususnya menjelang liburan tahun baru juga dirasakan pengelola sejumlah hotel. Semestinya Natuna yang menjadi perhatian Presiden dengan lima pilar salah satunya pariwisata, Natuna menjadi tujuan berlibur masyarakat.
Ketua Apindo Natuna Joni Puas menilai, dengan kondisi saat ini harusnya Pemda Natuna lebih cepat berbenah, sebab momen seperti ini seharusnya bisa menguntungkan daerah serta masyarakat kecil di sekitaran wisata Natuna.
“Tapi sekarang berbalik, uang di Natuna lebih banyak dihabiskan di luar Natuna. Hotel-hotel saja kosong,” ujar Joni kemarin.
Menurutnya, dengan pembenahan tempat wisata di daerah. Akan menguntungkan pengusaha di Natuna, rupiah akan tetap beredar di masyarakat di daerah. Namun saat ini tempat berlibur yang repsentatif belum dimiliki.
Joni mengatakan, kepada Pemkab Natuna, Apindo berharap agar cermat dalam mempoles wisata Natuna, karena kondisi wisata alam, pantai dan sebagainya di Natuna sangat cantik. Namun karena tidak ada polesan dan kurang promosi, maka wisata Natuna menjadi tidak diminati dan tidak dikenal dengan baik oleh publik.
“Wisata di Natuna lokasinya seperti tidak dibenahi. Kita punya pantai tapi penunjang tidak ada, tentu membuat bosan, termasuk wisatawan lokal,” ujarnya.(arn)
