Selasa, 7 April 2026

Pemko Batam Targetkan Bebas Jalan Rusak pada 2019

Berita Terkait

Pengendara berhati-hati melintasi jalan yang berlubang di jalan Marina CIty, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (14/12). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam menargetkan tak ada lagi jalan di tingkat kelurahan yang tak tersentuh perbaikan pada 2019 mendatang. Untuk itu melalui Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Batam gencar memperbaiki infrastruktur jalan hingga kelurahan.

“Semenisasi jalan di kelurahan dianggarkan sekitar Rp 50 miliar pada 2018 nanti untuk seluruh Batam,” kata Kepala Disperkimtan, Herman Rozie.

Menurut Herman, penganggaran ini diluar dari program Pecepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) pada tahun tersebut. Untuk diketahui, pada 2018 rata-rata setiap kelurahan mendapat kucuran dana PIK sebesar Rp 1,2 miliar.

“Jalan dan drainase di kelurahan juga harus diperbaiki, karena fokusnya paling tidak 2019 tak ada lagi jalan di kelurahan tak tersentuh perbaikan,” paparnya.

Hal ini dilakukan seiring semangat Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Amsakar Achmad meningkatkan infrastruktur, termasuk jalan dan drainase.

Saat peresmian jalan layang Madani, beberapa waktu lalu Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan Pemko Batam menganggarkan Rp 360 miliar untuk perbaikan jalan se Batam.

“Umumnya sekitar 10 titik jalan. Termasuk dari sini (Fly Over Laluan Madani) ke arah Simpang BNI, kami bangun lima lajur,” katanya.

Titik-titik lain seperti Simpang BNI ke Underpass, Simpang BNI ke Simpang Frengky, Simpang Frengky ke Simpang Tarempa. Lainnya yakni Simpang Patung Kuda ke Bengkong seken, lalu jalan depan Kampung utama ke Simpang Kolekta, Simpang Kolekta ke Polsek Lubukbaja, dari Polsek Lubukbaja ke Simpang Baloi ke Seiladi, jalan dari Kantor Wali Kota ke Simpang Kabil serta Simpang KDA ke arah Camat Batamkota. (cr13)

Update