Senin, 6 April 2026

Toleransi di Ruli Sei Binti

Berita Terkait

Umat muslim menjadi panitia Natal di Greja Masehai Injil di Timur, Sektor Sagulung di rumah liar (Ruli), Seibinti, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (26/12). Kaum muslim menjadi panitia Natal saat ibadah Natal. Mayoritas di RT 01, 02, 03 yang berada dilingkup RW 19 ini adalah beragama muslim.  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Hari raya menjadi momen yang tepat untuk menjalin dan mempererat antar umat beragama. Hal ini dicontohkan di Ruli (rumah liar) Seibinti, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Umat Islam dan Kristiani membaur saling bantu demi kelancaran perayaan Natal. Begitu juga saat lebaran Idul Fitri dan Adha.

Pada perayaan Natal di Gereja Masehi Injil Ruli Seibinti, Tanjunguncang, Selasa (26/12) malam. Umat Islam menjadi panitia menjaga gereja demi terciptannya suasana kondusif dan kelancaran perayaan tersebut. Tak hanya itu, umat Islam juga gotong royong membersihkan maupun menghias pohon natal sebelum perayaan berlangsung.

Ketua Rt 01, Ruli Seibinti, Lukas Marten Meok menuturkan umat Kristiani di ruli tersebut memang minoritas. Namun mereka mendapat perlakuan istimewa dari umat Islam terlebih saat perayaan Natal. “Saya terharu dengan kekompakan dan kebersamaan yang dilakukan warga sini,” katanya usai perayaan Natal, Selasa (26/12) malam.

Dia mengatakan perlakuan istimewa yang diberikan umat Islam tersebut sudah terjalin selama 20 tahun. Hal itu, sudah menjadi tradisi dan kebudayaan mereka semasa di kampung halaman di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian mereka bawa ke tanah perantauan.

“70 persen warga di sini dari Alor. Makanya hal semacam ini tetap berlaku meski di perantauan,” jelasnya.

Demikian juga saat pembangunan gereja dan musala. Kedua kelompok agama tersebut saling bergotong-royong, bahu membahu dalam membangun tempat ibadah mereka.

Toko pemuda muslim Ruli Seibinti, Rahman Ismail mengaku hal serupa juga mereka dapat saat hari raya Idul Fitri dan Adha. “Mereka menjaga kami saat salat, mereka juga membantu kami membersihkan musala atau lapangan tempat untuk kami salat id,” katanya.

Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko sangat mengapresiasi apa yang warga ruli tersebut. Ia juga turut hadir memeriahkan dan menjaga keamanan saat perayaan berlangsung.

“Ini sangat bagus. Toleransi beragama di ruli ini sangat terasa,” jelasnya.

Camat Batuaji, Fridkalter juga demikian. Ia turut hadir memeriahkan perayaan Natal tersebut. (cr19)

Update