ilustrasi

Donjuan, 32, punya istri seorang biduan. Bangga sih… namun hidup Donjuan tidak tenang.

Akhirnya dia memilih berpisah.

Dengan berat hati Donjuan mengajukan gugatan cerai terhadap istrinya di Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya, Jumat (29/12). Bersama dengan salah satu kakaknya, warga Tandes ini menyerahkan berkas kepada petugas.

Diungkapkan Donjuan, langkah yang diambilnya sudah final. Sebab istrinya, Karin, 27, sudah tidak bisa dinasehati lagi. Wanita yang sudah mendampinginya selama tiga tahun ini tidak bisa menjaga diri saat tampil menyanyi di atas panggung.

Goyangane wis kebablasen. Selain itu dia juga mau saja diemek-emek penonton?” ujar Donjuan.

Tak hanya tangan, pantat dan dadanya pun rela di pegang demi dapat saweran.

“Ya emang banyak saweran yang didapat. Tapi ya masa macam itu caranya,” kata pria berbaju putih ini.

Perilaku Karin seperti ini sudah dilihat sendiri oleh Donjuan sekitar dua bulan yang lalu. Sebab laki-laki ini kerap mengamati Karin saat bekerja di sebuah kafe dangdut secara sembunyi-sembunyi.

“Waktu saya pamit pulang, saya tidak langsung balik, tapi berhenti dulu di warung kopi. Setelah itu balik lagi ke tempat kerja istri saya,” aku Donjuan.

Awalnya Donjuan menasehati istrinya secara baik-baik dan hasilnya cukup menyenangkan. Karin mau mengurangi ‘level’ goyangannya. Dia juga akan membatasi diri jika ada tamu yang nyawer.

“Sawerannya dimasukkan dus minuman air,” terang pria berambut ikal ini.

Namun dampak yang ditemui Karin adalah sepi job. Asap dapur pun tidak setebal dulu lagi. Terpaksa Donjuan pontang panting cari pinjaman. Maklum, dia hanyalah buruh pabrik harian.

Melihat kondisi ini, Karin memaksa untuk kembali bernyanyi. Setelah menandatangani perjanjian hitam diatas putih, akhirnya Donjuan mengizinkan istrinya kembali bernyanyi. Sekali, dua kali tampil, penampilan Karin oke oke saja. Selanjutnya goyangan Karin balik kayak dulu lagi.

Peringatan keras dikeluarkan Donjuan karena Karin melanggar perjanjian. Namun dia memaafkan karena istrinya bakal nggak akan mengulang lagi. Tapi apa daya….. Apalagi kebutuhan keluarga juga harus dipenuhi. Akhirnya Karin kumat lagu bergoyang aduhai sampai sampai penonton terbuai.

Tidak ada cara lain, akhirnya Donjuan menyatakan cerai kepada Karin. Untuk sementara ini mereka pisah rumah. Donjuan tetap berada di kontrakan, sedangkan Karin kembali ke orang tuanya.

“Saya juga sedih. Lah wong untuk mendapatkannya dia dulu susah. Banyak yang naksir dia, tapi mau bagaimana lagi,” pungkasnya. (Anggun Angkawijaya-Wartawan Radar Surabaya)

Respon Anda?

komentar