batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun terus mendorong lahirnya hafiz hafizah dari pulau-pulau di Negeri Segantang Lada ini. Setiap berkeliling di pulau-pulau, dorongan untuk munculnya para hafiz dan hafizah terus diupayakan Nurdin.

“Mari kita ajarkan shalat berjamaah dan membaca Al Quran pada anak-anak kita. Semoga terus lahir hafiz-hafizah dari kampung kita ini,” ujar Nurdin di Masjid Al Anshar Pulau Terong, Batam, Ahad (31/12).

Di penghujung 2017, Nurdin bersafari shalat fardu di pulau-pulau di Kepri. Shalat Subuh dilaksanakan di Masjid Pulau Sambu. Ketika waktu Zuhur tiba, Nurdin menunaikannya di Pukau Terung. Waktu Ashar dilakukan Nurdin di Masjid An Ni’mah Pulau Sugie Kabupaten Karimun. Nurdin menunaikan Shalat Maghrib dan Isya di Masjid Al Jannatunnaim, Pulau Jang Karimun sebelum kembali ke Quran Center Batam untuk menghadiri Tabligh Akbar dan Haflah Al Quran.

Di Pulau Terong, usai Zuhur, Nurdin tampak berdialog dengan sejumlah masyarakat. Selain itu, Gubernur juga menguji anak-anak dengan memberi kuis tentang hafalan doa-doa serta surat-surat pendek.

Nurdin kemudian bergerak ke Pulau Sugie untuk menunu Masjid An Ni’mah. Dengan berjalan kaki dari ujung jembatan ke masjid, Nurdin terus menyapa masyarakat yang berselisih jalan di pelabuhan.

Sebelum melaksanakan shalat Ashar, Nurdin bersembang bersama tokoh masyarakat dan masyarakat Pulau Sugi sembari menunggu hidangan pisang goreng dan teh tarik hangat. Seusai melaksanakan shalat Ashar, Nurdin kembali menekankan pada para orangtua tentang pentingnya pendidikan agama bagi anak.

“Saya titipkan anak anak di sini untuk diperkuat agamanya, shalat dan mengaji,” kata Nurdin.

Dari Pulau Sugi, Nurdin kembali berlayar menuju Pulau Jang. Usai Maghrib berjamaah, Nurdin memberikan sedikit tausiyah untuk jamaah Masjid Al Jannatunnaim.

“Shalat itu memberi ketenangan dan menyehatkan. Semoga kita selalu mendapatkannya,” kata Nurdin.

Nurdin kembali menekankan tentang bahaya narkoba yang terus menyerang berbagai generasi di negeri ini. Negera ini akan dilemahkan dengan cara menghancurkan generasi mudanya menggunakan narkoba. Malah dibuat berbagai bentuk sehingga anak-anak ikut tertarik dan menjadi tergantung.

“Kita bentengi anak-anak kita dengan ilmu dan agama serta lindungi dari bahaya narkoba,” ingat Nurdin.

Di Masjid Al Jannatunnaim, Pulau Jang Nurdin kembali memberikan tes hapalan surat pendek Al Quran pada anak-anak. Nurdin senang anak-anak bisa menjawab tiap surat-surat pendek yang ditanyakannya kepada anak-anak. (bni)

Advertisement
loading...