Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengalungkan bunga kepada wisman asal Malaysia Amizah, saat turun dari kapal di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai, Karimun, Senin (1/1). F. Dokumentasi Disparbud Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Setiap awal tahun, Pemerintah Karimun selalu menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) dengan acara seremonial. Tapi kali ini, pengalungan bunga sebagai tanda selamat datang hanya dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Anwar Hasyim di pelabuhan internasional Tanjungbalai Karimun, Senin (1/1) kemarin.

Adalah Muh dan Amizah, pasangan suami isteri asal Malaysia menjadi wisman pertama yang masuk ke Bumi Berazam di tahun 2018. Begitu menginjakkan kaki di pelabuhan, Wakil Bupati langsung mengalungkan bunga.

“Selamat datang di Bumi Berazam. Selamat menikmati liburan di Karimun, bapak dan ibu mendapatkan voucher penginapan selama dua hari,” kata Anwar Hasyim kepada wisman asal Malaysia sambil mengalungkan bunga.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun Zamri mengatakan, penyambutan wisatawan awal tahun 2018 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diadakan sambutan hiburan sambil menikmati makanan tradisional di lokasi pelabuhan.

“Kali ini secara sederhana saja, hanya pengalungan bunga, pemberian bunga telor dengan diiringi kompang di ponton pelabuhan International Tanjungbalai Karimun oleh Pak Wabup,” jelasnya.

Sementara target kunjungan wisman pada tahun 2017 lalu, tidak terpenuhi. Dari 100 ribu wisman yang ditargetkan, hanya 90 ribu wisman. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, mulai dari terjadinya perubahan mata tukar uang ringgit, isu teroris, pilihan raya di Malaysia dan sebagainya.

“Tahun 2018 target kita sama yaitu 100 ribu. Mudah-mudahan, target dapat tercapai nanti yang rata-rata wisman berkunjung ke Karimun secara bekeluarga maupun berkelompok untuk menikmati kuliner dan wisata alam yang hampir mirif dengan daerah asal wisman,” tuturnya.

Terpisah wisman asal Malaysia Muh bersama istri Amizah cukup terharu atas sambutan dari Pemerintah setempat. Sebab, tidak menyangka akan disambut bagai raja saat turun dari kapal. Dirinya, berkunjung kali kedua setelah 10 tahun silam berkunjung ke Karimun.

“Kami datang kesini untuk merayakan hari jadi pernikahan ke 46 tahun. Dan ingin menikmati kuliner yang cukup lumayan murah,” singkatnya.

Pantauan di lapangan, para wisman yang turun dari kapal baik itu dari Malaysia dan Singapura diberikan kalung bunga, maupun bunga telor sekaligus diberikan voucher hotel yang disediakan oleh Disparbud Karimun bekerjasama engan hotel di Karimun sekitar 20 lembar. (tri)

Respon Anda?

komentar