batampos.co.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karimun Atan AS mengatakan, hingga tahun 2017 lalu masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang belum menyalurkan zakatnya ke Baznas Kabupaten Karimun. Dari sekitar 4.000 ASN di Kabupaten Karimun, hanya di bawah 1.000 ASN yang membayar zakat ke Baznas Kabupaten Karimun.

“Masih rendah ASN yang bayar zakat ke Baznas Karimun, bila dibandingkan dengan instansi vertikal yang setiap triwulan menyetorkan zakat profesinya ke Baznas Karimun,” jelas Atan AS, kemarin (2/1).

Yang wajib untuk mengeluarkan zakat profesi adalah karyawan yang berpenghasilan di atas Rp 3,5 juta per bulan. Zakat yang dikenakan adalah 2,5 persen dari gaji.

“Kalau dilihat di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih sangat kecil yang membayar zakat profesi. Sesuai dengan instruksi Presiden yang mengimbau kepada masyarakat agar membayar zakatnya ke Baznas. Termasuk para ASN di lingkungan Pemkab Karimun, tergantung ketegasan Bupati Karimun. Apakah bisa melalui peraturan bupati atau yang lain, seperti daerah diluar Kabupaten Karimun,” tuturnya.

Apabila ASN yang menyalurkan zakat profesinya ke Baznas Kabupaten Karimun meningkat, maka dana bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu Baznas Kabupaten Karimun pada tahun 2017 lalu sudah berhasil menghimpun dana umat dan menyalurkannya kepada masyarakat kurang mampu lebih dari Rp 2,3 miliar. (tri)

Respon Anda?

komentar