batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengusung kerja cepat, hasil tepat mengawali Tahun Anggaran (TA) 2018. Bahkan Mantan Bupati Karimun tersebut menargetkan pada minggu ketiga Februari kegiatan fisik milik Pemprov Kepri sudah dimulai.

Iklan

“Tahun 2018 ini, Pak Gubernur mengedepankan konsep kerja cepat, hasil tepat. Pelaksaan TA 2017 menjadi evaluasi kinerja masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian (Barenlitbang) Kepri, Naharuddin menjawab pertanyaan media usai rapat bersama Gubernur, kemarin.

Menurut Nahar, capaian fisik APBD 2017 lalu pada angka 95 persen. Berkaca dari capaian tersebut, Gubernur menekankan kepada setiap kepala OPD untuk segera melaporkan rencana kegiatan ke dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (Sirup). Apalagi mengingat proses pelelangan membutuhkan waktu 45 hari.

“Pengalaman-pengalaman tahun 2017 menjadi media evaluasi. Makanya tahun ini, pengesahan APBD dipercepat. Begitu juga dengan pelaksanaan lelang,” papar Nahar.

Mantan Kepala Dispenda Kepri tersebut menjelaskan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam rencana kerja Gubernur. Baik itu sarana jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan. Lewat rapat bersama, sejumlah kepala OPD juga sudah memaparkan beberapa rencana kegiatan yang masuk proses lelang.

“Di bidang pendidikan, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) ditargetkan rampung dan difungsikan pada Juni 2018 mendatang. Sehingga bisa menampung kebutuhan siswa baru,” jelas Nahar.

Lebih lanjut, pria yang pernah duduk sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) mengatakan, selain bidang pendidikan, bidang pekerjaan umum juga sudah ada beberapa kegiatan yang dilelang. Seperti pembangunan jalan di daerah, dan pusat pemerintahan Provinsi Kepri.

“Ada 14 miliar untuk pembangunan jalan di Dompak. Kemudian Rp 20 miliar untuk pelaksanaan pembangunan lapangan sepakbola. Karena kebutuhan besar, maka pembangunan dilakukan secara bertahap,” jelasnya lagi.

Diakui Nahar, kemampuan APBD memang masih jauh dari kata cukup. Maka dari itu, Pemprov Kepri berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor. Ditambahkannya, khusus untuk kegiatan TA 2018 dari masing-masing OPD akan diserahkan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 oleh Gubernur.

“Besok (hari ini,red) masing-masing OPD akan menerima DIPA dari Gubernur. Semoga pelaksanaan APBD 2018 berjalan sesuai target, dan tidak terganggung dengan defisit anggaran,” tutup Nahar.(jpg)