Iklan

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan untuk mewujudkan keseimbangan ekonomi Pulau Batam dan Pulau Bintan rumusnya adalah melalui pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin). Ia yakin, pembangunan jembatan tersebut sudah dimulai sebelum 2021 mendatang.

Iklan

“Tidak selamanya kita harus bergantung dengan Batam. Maka dari itu, pembangunan Jembatan Babin adalah satu keharusan,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun kemarin.

Mantan Bupati Karimun tersebut menjelaskan, keinginan pihaknya sudah mendapatkan respon dari Pemerintah Pusat. Bahkan pusat akan berupaya untuk menggandeng lembaga komersial untuk pembiayaan pembangunan mega proyek tersebut.

Diakuinya, meskipun tanpa modal investasi, melalui anggaran daerah bisa dilaksanakan melalui sistem gotong royong. Atau istilahnya dana sharing, yakni dengan melibatkan Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri, Pemko Batam, BP Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang.

“Akan tetapi, pembangunan tersebut membutuhkan biaya yang mahal. Kita khawatir, bila menggunakan sistem tersebut akan mengganggu rencana pembangunan daerah,” papar Gubernur.

Masih kata Gubernur, kehadiran Jembatan Babin bukan hanya dimaksudkan sebagai infrastruktur lalu lintas orang dan barang saja. Akan tetapi, juga menjadi laluan bagi air penyaluran air dan gas. Sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih. Melihat progres sekarang ini, ia yakin, Jembatan Babin sudah mulai dibangun sebelum 2021 mendatang.

“Pembangunan Jembatan Babin sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021,” jelasnya.

Ditambahkannya, karena gagasan pembangunan Jembatan Babin lahir dari BP Batam, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan terkait hal ini. Gubernur yakin, kehadiran Jembatan Babin akan memberikan kontribusi yang hebat bagi pembangunan Kepri kedepan.

“Kita yakin, jika ada Jembatan Babin, Pulau Bintan akan berkembang dengan pesat. Terlepas dari itu adalah, saling memberikan dukungan, khususnya di bidang investasi dan pariwisata,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo juga punya keyakinan yang sama. Menurut Lukita, Bintan punya potensi yang menjanjikan untuk investasi. Apalagi berada satu lokasi dengan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Ditegaskannya, pembangunan Jembatan Babin adalah satu keharusan.

“Jika kita ingin bersaing dengan tetangga (Singapura,red). Kuncinya adalah pembangunan Jembatan Babin,” tegas Lukita.(jpg)