Novel Baswedan di atas kursi roda

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan santunan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Iklan

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya memastikan Novel Baswedan mendapatkan santunan pasca diserang oleh dua pria tidak dikenal beberapa bulan lalu.

Apalagi Novel Baswedan telah didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga setelah kasus penyerangan hak sebagai pegawai KPK bisa diklaim.

“Tentunya beliau juga mendapat tanggungan dari BPJS Ketenagkerjaan dan hak-haknya juga bisa diklaimkan,” katanya pada Rabu (3/12).

Akan tetapi Agus tidak bisa merinci berapa total dana yang dikeluarkan oleh BPJS untuk menangani kasus perihal kesehatan yang menimpa Novel Baswedan. Semua itu membutuhkankk waktu untuk menghitungnya dan baru bisa diungkap ke media.

“Itu masih dalam proses, masih perlu dicek datanya,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 11 April 2017 Novel Baswedan mengalami penyerangan oleh orang tak dikenal di dekat masjid kawasan tempat tinggalnya. Ketika itu orang tak dikenal tersebut menyemprotkan air keras ke wajah mantan perwira menengah polisi itu. Akibat kejadian itu, penyidik tersebut harus menjalani perawatan mata di Singapura.

Lantas, (6/12/2017) Novel dikabarkan menjalani operasi tahap II mata kirinya. Namun urung dilakukan lantaran pertumbuhan selaput mata kirinya mengalami pelambatan. Alhasil, dokter melakukan operasi penyambungan gusi baru.

Kabar terakhir terkait kesehatan suami dari Rina Emilda itu, pada (27/12), Pertumbuhan selaput gusi pada mata kiri Novel dikabarkan cukup signifikan. Jika keadaan itu berlanjut positif, Novel bakal menjalani operasi kembali pada 1 Februari 2018 mendatang. Diprediksi, dia akan kembali ke Indonesia pada Maret 2018.

“Mohon doanya semoga Novel bisa sembuh kembali supaya tidak dituduh pura-pura sakit oleh Fahri Hamzah,” ucap sahabat Novel, Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.(ipp/JPC)