Ilustrasi. Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos

batampos.co.id -Kecamatan Bengkong termasuk ke dalam kawasan yang rawan banjir setiap kali hujan deras turun. Hal itu diduga karena buruknya drainase ditambah banyaknya sampah yang menumpuk di dalam drainase.

Iklan

Camat Bengkong M Tahir tak membantah hal tersebut. Untuk mengatasi itu, pihaknya pun melakukan pengerukan di beberapa kawasan rawan banjir. Diantaranya, pengalian drainase Telagaindah yang terletak antara Bengkong Cahaya Garden dan Harapan.

Saluran Telaga Indah sebelumnya difungsikan untuk penampung debit air hujan. Namun, seiring waktu, kondisi drainase itu semakin dangkal karena sampah dan menyebabkan daerah Bengkong rawan banjir.

“Penggalian Telagaindah sudah tiga hari ini kami lakukan. Insyallah fungsinya nanti dapat mengatasi banjir,” terang Tahir, kemarin.

Menurut di, saat ini ke dalaman drainase Telaga Indah sangat dangkal untuk ukuran penampung debit air hujan. Sehingga saat hujan, air kerap meluap dan menyebabkan banjir.

“Dan ini mau kami gali lebih kurang kedalaman 5 meter dengan luar 6000 meter mengelilingi beberapa wilayah Bengkong,” imbuh Tahir.

Pengalian digunakan dengan alat berat, sehingga bisa mempercepat proses pendalaman Telagaindah. Hanya saja, ia khawatir terhadap kondisi cuaca yang kurang bersahabat karena bisa memperlambat proses pengerjaan.

“Saat ini pengalian sudah 10 persen, saya berharap seminggu ke depan bisa selesai,” pungkas Tahir.

Mulyono warga Bengkong berharap pemerintah bisa mencari cara untuk mengatasi banjir yang tiap hujan menghantui warga Bengkong. Sebab, hampir setiap hujan deras, rumah mereka terendam banjir hingga merendam beberapa perabotan rumah.

“Semoga bisa diatasi dengan cepat. Dan jangan pilih-pilih lokasi, karena hampir seluruh daerah Bengkong rawan banjir,” pungkas Mulyono penjual makanan ini. (she)