batampos.co.id – Kepala kantor seksi logistik Ranai Ruyun Rajab Panjaitan mengatakan, mulai tahun 2018, penyaluran beras sejahtera (Ranstra) kepada masyarakat kurang mampu sudah digratiskan.

Pemerintah kata Rajab, sudah mengganti program Ranstra dengan program Bantuan Sosial (Bansos). Sebelumnya pada program Ranstra, setiap kepala keluarga menerima 15 kilo gram beras, namun membayar Rp 1.600 perkilonya. Namun dengan dibanti dengan program Bansos, satu kepala keluarga sasaran menerima 10 kilo beras secara gratis.

“Tahun 2018, beras Ranstra sudah gratis. Kami juga akan koordinasi dengan Dinas sosial untuk disosialisasikan,” kita Rajab kemarin.

Di Natuna sambungnya, data penerima program Ranstra Bansos tidak mengalami perubahan dibanding tahun 2017. Penerima sasarannya sebanyak 1.588 kepala keluarga, data dari BPS.

Bansos Ranstra ini dijatah setiap bulan. Namun dalam penyaluran dilaksanakan selama empat kali dalam satu tahun. Dan Natuna belum masuk dalam program bantuan pangan non tunai seperti di Batam.

“Di Natuna, bansos yang disalurkan berupa beras. Bantuan non tunai belum dilaksanakan, dan itu untuk daerah yang memiliki fasilitas yang lengkap, di Kepri baru uji coba di Batam,” ujar Rajab.(arn)

Respon Anda?

komentar