ilustrasi

batampos.co.id – Akhir-akhir ini makin marak penyelundupan narkoba dengan modus memasukannya ke dalam sepatu. Tidak ingin kecolongan, petugas Bandara Internantional Hang Nadim Batam akan menerapkan pemeriksaan terhadap sepatu milik penumpang.

Iklan

Pemeriksaan ini berdasarkan instruksi langsung Kementrian Perhubungan. “Semua ini dilakukan agar dapat mencegah peredaran narkoba,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Kamis (4/1).

Terkait dengan pemeriksaan sepatu ini. Suwarso mengatakan kebijakan ini bukan sesesuatu yang baru. Sudah cukup lama diterapkan di Hang Nadim. Dan hasilnya cukup efektif, berkali-kali satuan pengamanan (Avsec) di Hang Nadim menangkap kurir sabu.

Tidak semua sepatu milik penumpang yang kami periksa,” ucap Suwarso.

Ia menuturkan ada beberapa kriteria yang telah diterapkan oleh pihak bandara. Kriteria ini dikembangkan berdasarkan, dari hasil pengungkapan dan penangkapan yang dilakukan petugas bandara selama ini.

Dicontohkan oleh Suwarso, bila penumpang menggunakan sepatu boot.

“Petugas akan meminta penumpang membuka sepatunya. Tentunya juga melakukan pemeriksaan melalui X Ray untuk barang milik penumpang tersebut,” ujarnya.

Modus-modus seperti ini, kata Suwarso tidak hanya digunakan di Hang Nadim saja. Tapi juga dibeberapa bandara di Indonesia. Dan narkoba yang dibawa oleh penumpang, dimasukan dalam bagian dalam sepatu.

Saat ini modus para kurir sabu, untuk meloloskan nakroba melalui bandara sangat banyak. Oleh sebab itu, Suwarso mengatakan akan meningkatkan kemampuan jajarannya. Sehingga dapat mengangagalkan berbagai modus itu.

“Saat ini di penjagaan X-Ray kami tempatkan petugas-petugas yang memiliki kecakapan dalam membaca orang,” tuturnya.

Ia menjelaskan petugas-petugas itu bisa membaca seseorang dari mimik muka.

“Jika petugas merasa penumpang itu mencurigan, akan diperiksa,” ujarnya.

Dalam pengamanan dan pengawasan. Suwarso mengatakan pihaknya juga dibantu oleh kepolisian, TNI, Bea Cukai dan instansi lainnya. (ska)