Anggota polisi bersiaga. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri menurunkan sebanyak 420 personel gabungan untuk pengamanan Pilkada Di Tanjungpinang yang dilaksanakan, Juni 2018. Personel gabungan ini terdiri dari anggota Polda Kepri, Polres Tanjungpinang, dan TNI.

Ratusan personel ini tergabung dalam operasi mantap praja seligi. Dan ini merupakan operasi yang memiliki waktu yang sangat panjang. “210 hari,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Jumat (5/1).

Personel operasi mantap praja seligi ini, tidak hanya mengurusi soal pengamanan saja. Tapi juga akan memetakan potensi konflik yang akan terjadi. Oleh sebab itu kegiatan ini akan didukung adanya kegiatan intelijen. ”

Akan lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Tapi tentunya ada penegakan hukum,” tuturnya.

Pengamanan dan pengawasan pilkada Tanjungpinang termasuk fokus Polda Kepri di 2018. Erlangga mengatakan sesuai arahan dari Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, mengharuskan jajaran Polda Kepri selalu wasdpada. Dan siap menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Kapolda ingin Pilkada bisa berlangsung aman, tentram. Karena ini adalah pesta demokrasi,” ucapnya.

Potensi-potensi kerawanan, kata Erlangga dapat terjadi setiap tahapan pemilu. Oleh sebab itu, jajaran Polda Kepri diminta untuk memetakan potensi tersebut.

“Akan segera diantisipasi sebelum meluas. Agar tidak menghambat jalannya pilkada,” tuturnya.

Setiap potensi yang timbul seperti pelanggaran pemilu atau sampai masuk ranah pidana umum. Anggota operasi mantap praja seligi diminta bertindak secara profesional, transparan dan akuntabel.

“Tindak pidana pemilu, Sentra Gakumdu akan dioptimalkan. Termasuk juga koordinasi dengan kejaksaan dan panwaslu,” ucapnya.

Koordinasi yang baik serta optimalnya penanganan kasus pemilu yang ditangani Polda Kepri nanti. Diharapkan dapat menyelesaikan kasus pidana pemilu secara tuntas.

“Ini untuk menjamin stabilitas kamtibmas selama pelaksaan pilkada berlangsung,” ujar Erlangga.

Ia mengatakan untuk melihat kesiapan jajaran Polda Kepri, pihaknya telah melaksanakan apel gelar pasukan di Tanjungpinang, Jumat (5/1).

“Dipimpin Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Hariadi,” ungkapnya.

Dari data yang dimiliki Batam Pos, proses pemilu ini sudah dimulaid dari 1 Januari yakni dengan pendaftaran pasangan calon. Masa kampanye akan dimulai dari 15 Februari, pembersihan alat peraga dilakukan 24 Juni. Sesuai dengan rencana KPU pusat, pilkada akan dilaksanakan 27 Juni. (ska)

Respon Anda?

komentar