Karyawan PT PLN Tanjungbalai Karimun tengah memberikan pelayanan pada pelanggannya. F.Dokumentasi PLN Tanjungbalai Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun mencatat sebanyak 40 ribu lebih pelanggan selama tahun 2017. Mayoritas adalah pelanggan rumah tangga, dengan terbagi menjadi dua pelanggan yaitu paskabayar mencapai 21 ribu, dan prabayar 19 ribu pelanggan.

Sedangkan, daya listrik hingga saat ini surplus sekitar 12 Megawatt. Beban puncak 23 Megawatt yang ditopang dari mesin PLTU Tanjungsebatak 2×7 Megawatt dan mesin baru PLTD tambahan 17 unit dengan daya 17 Megawatt. Ditambah mesin PLTD yang lama tetap beroperasi.

“Walaupun ekonomi sepi di Karimun, tapi pemasangan pelanggan PLN yang baru tetap ada. Yang jelas, kita tidak melakukan transaksi secara tunai. Semuanya, menggunakan aplikasi secara online,” jelas Manager PLN Rayon Tanjung Balai Karimun Chrisman Ariando, di Tanjung Balai Karimun, Jumat (5/1).

Sedangkan tunggakan terhadap para pelanggan juga menurun dibandingkan tahun 2016 lalu. Dimana, tunggakan pelanggan dapat dikategorikan ada dua pertama kategori tunggakan diatas 2 lembar atau pelanggan yang menunggak dua bulan namun pada bulan ketiganya sudah dilunasi. Kemudian kedua kategori tunggakan berjalan yang rata-rata pelanggan sering telat melakukan pembayaran pada bulan lalu, selanjutnya dibayar pada awal bulan depannya.

“Biasanya pelanggan rumah tangga yang sering telat bayar. Kita masih banyak pelanggan PLN yang menggunakan paska bayar, dibandingka pra bayar bagi pelanggan rumah tangga,” tuturnya.

Walaupun demikian, kata Ariando pihaknya tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat untuk menggunakan energi listrik. Terutama, bagaimana meminimalisir terjadinya pemadaman listrik terhadap pelanggan itu sendiri. Namun demikian, tetap mengingatkan kepada para pelanggan PLN agar tetap hemat penggunaan energi listrik.

“Saya tetap menghimbau para pelanggan agar hemat energi listrik, supaya tidak besar pengeluaran biaya bulanan untuk listrik,” ungkapnya.

Untuk tahun 2017 lalu, kalau dirata-rata setiap bulannya bagi pemasangan listrik baru atau pelanggan baru berkisar 180 pelanggan yang rata-rata pelanggan rumah tangga dengan daya 1300 KWH. Sedangkan, untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan listrik pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan jaringan yang ada di wilayah pulau Karimun.

“Yang penting, Karimun tidak lagi pemadaman secara giliran. Kalaupun ada gangguan alam sementara saja, serta bayarlah listrik sebelum tanggal 20 agar tidak dilakukan pemutusan sementara,” pesannya. (tri)

Advertisement
loading...