Sejumlah pengunjung berdesakan saat menaiki objek wisata alam Buket Patong. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.idPulau Kundur memang banyak menyediakan objek wisata yang layak dikunjungi. Salah satunya adalah Buket Patong di Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara. Apa yang menarik dari objek wisata yang banyak dikenal lewat media sosial ini?

Nama Buket Patong, menjadi perbincangan sejak mantan Kepala Desa Teluk Radang, Ngadino, memposting lokasi Buket Patong melalui media sosial. Selain menyajikan pemandangan nan indah, dan asri, udara di lokasi yang dulunya merupakan hutan inipun lebih sejuk.

Dari postingan Ngadino itu, Buket Kampong mulai ramai didatangi pengungung. Baik yang datang dari Pulau Kundur, maupun luar. Terlebih saat pergantian tahun, diperkirakan lebih dari dua ribu pengunjung memadati areal wisata alam Buket Kampong.

Ngadino, mantan Kades Teluk Radang menyebutkan, dibukanya wisata alam Buket Patong bermula dari rasa iseng pemuda setempat. Yang mana dulunya Buket Patong merupakan hutan rimba dengan berbagai tumbuhan pohon ukuran besar. Lalu, para pemuda yang difasilitasi desa, mencoba membersihkan lokasi hingga ke puncak. Kemudian, mereka membuat tempat duduk untuk peristirahatan.

Dari atas puncak Buket Patong yang berhadapan ke Pulau Karimun, dan Tanjungbatu Kota, para pemuda mengabadikan lewat kamera ponsel. Hasilnya diposting ke media sosial FB, IG, dan Tweeter, dan mendapat respon positif dari netizen.

“Sejak diposting awal November 2017 itu, Buket Kampong menjadi viral. Puncaknya, saat pergantian tahun 2018 ramai dikunjungi. Sekitar dua ribuan pengunjung yang datang ke Buket Kampong,” ungkap Ngadino, Jumat (5/1) kemarin.

Dikatakan, Buket Patong memiliki tebing yang lumayan tinggi. Untuk mencapai puncak, pengunjung harus melewati jalan setapak yang dipenuhi semak belukar, dan licin. Namun setelah ramai dikunjungi, telah disiapkan tali sebagai pegangan untuk membantu pengunjung ke puncak.

“Meski capek dan letih karena harus menaiki bukit yang curam, segera sirna begitu tiba di puncak Buket Patong. Karena terhampar pemandangan alam yang indah dari puncak,” tutur Ngadino.

Jika cuaca cerah, akan terlihat jelas Pulau Karimun, Kota Tanjungbatu dan sekitarnya dari atas Buket Patong. Diyakini, wisata alam Buket Patong masih ada kaitannya dengan wisata Selendang Delima Kota Virus di Desa Kundur. “Rencananya, objek wisata Buket Patong bakal dilengkapi berbagai fasilitas dan wahana permainan untuk menarik lebih banyak pengunjung,” tegas Ngadino. (ims)

Respon Anda?

komentar