Warga bermain di Taman Bermain di Kaveling Seipelunggut, Sagulung yang dibangun Pemko Batam, Rabu (3/1). Dengan fasilitas pagar dibangun dengan cat warna -warni untuk daya tarik, kursi tempat duduk dibangun kurang lebih puluhan, jembatan, taman bermain , ayunan, sarana olahraga. Taman ini tidak pernah sepi. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah warga mengeluhkan minimnya lokasi ber santai di Batam. Jika ada, pastinya lokasi tersebut akan langsung diserbu warga, apalagi di akhir pekan.

Iklan

Setahun belakangan, lapangan kosong di depan tulisan Welcome to Batam dimanfaatkan untuk tempat bersantai warga. Namun sayang akhir-akhir ini warga mulai bosan. Sebab aneka makanan yang dijual di kawasan tersebut tidaklah bervariasi.

“Awalnya enak kesana, karena banyak yang jual makanan. Tapi kini bisa dilihat jenis makanannya tidaklah bervariasi,” ujar Anto warga Batamcenter, kemarin.

Menurutnya, pengelola kawasan tersebut haruslah bisa mengkreasikan jenis makanan disana. Apalagi, kawasan tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai atraksi mobil mainan dan berfoto bersama beberapa tokoh horor dan animasi.

“Kalau hiburannya sudah mulai banyak. Ada yang kasih stand love trus kalau mau foto bayar seiklasnya,” terang Anto.

Dikatakannya, kawasan tersebut memang dipenuhi oleh puluhan pedagang. Namun sayang, makanan yang dijajakan tidaklah beragam, diantaranya keraktelur, empek-empek, bakso dan mie ayam, nasi goreng dan makanan yang sudah umum dilidah warga Batam.

“Harusnya jual yang beda. Sebab warga Batam butuh yang beda, bukan makanan pada umumnya. Apalagi kendaraan masuk kesana dikenakan parkir,” imbuh Anto.

Hal yang sama dikatakan Moza warga Bengkong. Dimana awal-awal ia senang menghabiskan waktu di lokasi tersebut. Tapi akhir-akhir ini ia mulai bosan karena tak ada yang khas di daerah tersebut.

“Khasnya karena dekat dengan tulisan Welcome to Batam aja. Pemerintah harus buat sesuatu yang beda, jadi tak hanya warga lokal yang senang, warga dari daerah lain pun pasti senang,” pungkas Moza. (she)