Pekerja menggesa pembangunan Puskesmas Tanjunguncang, Batuaji, Senin (4/12). Pembangunan puskesmas ini sudaj mencapai 70 persen. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam akan segera mengoperasikan pusat layanan masyarakat (Puskesmas) Tanjunguncang pertengahan tahun ini. Puskesmas yang dibangun diatas lahan seluas 3.500 m2 ini sudah rampung desember lalu.

Iklan

“Bangunan fisiknya sudah siap, namun belum bisa kami operasionalkan karena masih kosong,” kata Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmardjadi, Sabtu (6/1).

Didi menambahkan saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan tenaga medis yang akan bertugas melayani pasien di daerah tersebut. Selain itu puskesmas juga belum memiliki fasilitas medis apapun.

“Nah ini yang tengah kami persiapkan,” ujar pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini.

Tahun ini pihaknya menganggarkan sedikitnya Rp 1,5 miliar untuk membeli beberapa peralatan medis yang akan mengisi puskesmas yang pembangunannya mencapai Rp 6 miliar ini. Untuk pengadaan peralatan medis tersebut, pihaknya akan memesan melalui e-Katalog.

“Peralatan medis tengah didata, dan secepatnya akan kita pesat, guna menunjang operasional puskesmas nantinya,” ujanrya.

Menurutnya semakin cepat beroperasi tentu akan sangat baik, karena akan berdampak pada pelayan di daerah tersebut. Keberadaan puskesmas Batuaji saat ini dinilai sudah tidak cukup untuk melayani jumlah penduduk yang ada.

“Disana sudah padat sekali, bahkan pelayanan bisa tembus 100 ribu jiwa,” kata Didi.

Ia menambahkan ke depan pihaknya berencana membangun dua puskesmas lagi. Sesuai dengan RPJMD Walikota-Wakil Walikota yakni target ada lima pembangunan puskesmas. “Sekarang baru tiga, jadi kami masih hutang dua puskesmas lagi yang harus dibangun. Untuk lokasi kami masih melihat kebutuhan,” tutupnya.(cr17)