Warga bersama dengan turis Singapura berjoget bersama usai pemberian sembako (Bobi Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Sejumlah warga Singapura memberi bantuan sembako kepada Warga Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, Batam berpesta, Sabtu (6/1/2017).

Sebagai ucapan terima kasih, mereka mengajak para turis berjoget bersama dengan iringan musik khas masyarakat Melayu.

Meski sempat kaget dengan permintaan warga, turis-turis ini akhirnya ikut berjoget bersama, mereka membaur mengimbangi warga yang nampak antusias.

Sesekali nampak para turis saling berbagi pandang. Meskipun tampak canggung dan kaku, mereka nampak menikmati kegembiraan bersama warga yang hadir.

Ketua RW 01 Ngenang, Abdullah Muhammad, mengaku sangat senang dengan perhatian para turis kepada mereka. Bantuan ini diakuinya memang menjadi kebutuhan masyarakat, karena kondisi perairan di Ngenang sedang tidak bersahabat.

Angin kencang yang biasa terjadi setiap akhir tahun memang berpengaruh pada pendapatan warga yang rata-rata adalah nelayan.

“Senang sekali kita dapat dibantu, kita tidak bisa kasih apa-apa buat mereka, cuma buat kenang-kenang saja,” kata Abdullah usai berjoget bersama.

Warga sebelumnya memang sudah mendapat kabar akan kedatangan turis yang membawa bantuan 500 paket sembako. Bersama warga, ia mengaku tidak mempersiapkan apa-apa untuk menyambut kedatangan mereka.

Para turis hanya meminta kepastian keamanan selama mereka berada di pulau dan membaur bersama warga. Ia mengaku hanya bisa memberikan sedikit kenang-kenangan berupa souvenir kepada para turis yang telah berbaik hati kepada mereka.

Sementara itu, Nancy, salah satu dari 150 turis yang ikut dalam rombongan ini mengaku sangat senang bisa memberikan bantuan ini. Ia mengatakan bahwa bantuan ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan sambutan warga kepada mereka.

Bisa menikmati alam dan membaur bersama masyarakat menjadi petualangan yang sangat menarik buatnya.

“Semua karena kerja keras kita semua, kami harap semua enjoy kita nikmati acara ini,” kata Nancy yang disambut tepuk tangan warga.

Wali Kota Batam, HM Rudi yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, apa yang didapat warga memang hak yang dititipkan melalui para turis.

Merupakan bentuk kepedulian yang seyogyanya terjalin antara dua negara yang berdekatan.

Meskipun berbeda secara kultur, Rudi mengatakan bahwa Singapura dan Indonesia memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Ada banyak keterikatan dari kedua negara yang pada prosesnya mendatangkan keuntungan antara satu dengan lainnya.

“Ini memang hal biasa, sebab kita sama saling membutuhkan, Singapura bisa hidup bergantung dari indonesia, begitu juga indonesia. Barang-barang di Batam banyak yang dari singapura,” kata Rudi.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan kalau pemerintah tidak akan lepas tangan meskipun warga Ngenang telah mendapatkan bantuan. Jatah sembako dari pemerintah tetap akan diberikan kepada warga.

Rudi menjanjikan warga Kelurahan Ngenang akan mendapatkan jatah 700 sembako, sesuai dengan data penduduk yabg ada.

“Bulan April nanti kita akan berikan paket sembako, sesuai jumlah KK yang ada,” kata Rudi. (bbi/JPC)

Respon Anda?

komentar