Salah satu tenaga kerja bongkar muat barang di Pelabuhan Taman Bunga sedang menarik gerobak berisi barang, Minggu (7/1). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Cabang Tanjungbalai Karimun, dari tahun 2009 hingga 2016 telah memberikan kontribusi atau pendapatan ke Pemerintah kabupaten Karimun melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun sekitar Rp 50 miliar. Dan pada tahun 2017, kalau dihitung rata-rata Rp 400 Juta per bulan hingga akhir tahun bisa mencapai hampir Rp 5 miliar dari sektor jasa kepelabuhan termasuk pas pelabuhan itu sendiri.

”Tinggal berapa besaran lagi antara kita dengan BUP Karimun, untuk tahun 2018 ini dalam kesepatan untuk memberikan kontribusi ke Pemkab Karimun,” jelas GM PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun Syahri Ramadhanan, Sabtu (6/1).

Lanjutnya, dalam meningkatkan kontribusi ke daerah selain pendapatan dari pas pelabuhan dan sebagainya. Pihaknya sudah mulai melakukan promosi dalam rangka memaksimalkan daerah Ship To Ship (STS) yang ada di Tanjungbalai Karimun pada tahun 2018. Mengingat, kondisi wilayah yang cukup strategis dengan didukung kenyamanan optimis akan ada peningkatkan nantinya.

Sebab, pergerakan harga minyak mentah dunia saat ini sudah mulai merangkak naik yang otomatis membutuhkan kapal-kapal tangker untuk mengangkat minyak ke berbagai penjuru dunia. Yang sebelumnya, terjadi kelesuan akibat harga minyak mentah dunia turun drastis. Selain itu, sudah beroperasinya perusahaan minyak di wilayah FTZ juga bisa mempengaruhi wilayah STS itu sendiri.

”Artinya, kapal-kapal yang berlabuh di STS Karimun bisa semakin bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini semua sudah kita prediksi, tinggal bagaimana kita menyakinkan owner-owner kapal tersebut untuk tetap bersandar di daerah STS Karimun,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt Dirut BUP Karimun Sensissiana belum lama ini mengungkapkan, bahwa hingga bulan November 2017 lalu pihaknya sudah memberikan kontribusi daerah mencapai Rp3 Miliar termasuk bagi hasil dengan PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun. Selain dari 7 area yang dikelola oleh BUP Karimun, paling besar menyumbang PAD adalah pelabuhan taman bunga, parit rampak dan pelabuhan antar pulau Sri Tanjung Gelam. Sedangkan pelabuhan lainnya seperti, pelabuhan Selat Belia, Moro maupun pelabuhan lainnya.

”Yang jelas dari jasa kepelabuhan, BUP Karimun cukup bagus pertumbuhannya,” ucapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, aktivitas bongkar muat pelabuhan taman bunga seperti biasa. Yang salah satunya, memberikan kontribusi kepada Pelindo dan BUP Karimun untuk daerah.(tri)

Advertisement
loading...