Razia kendaraan di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Jalan ini salah satu kawasan tertib lalulintas (KTL). F: RPG

batampos.co.id – Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Krisna Ramadhani Yowa memastikan kesadaran masyarakat Tanjungpinang dalam berkendara cenderung meningkat. Hal tersebut terlihat dari turunnya jumlah pelanggaran tilang yang dikeluarkan Satlantas Polres Tanjungpinang. Selama tahun 2016 jumlah tilang mencapai 3.584 kendaran, tahun 2017 hanya 2.800 kendaraan.

“Tahun 2017 jumlah pelanggaran tilang, baik roda dua maupun roda empat lumayan menurun dibanding tahun 2016. Ini membuktikan kesadaran masyarakat dalam berkendara perlahan-lahan sudah semakin bagus,” ungkap Krisna di Mapolres Tanjungpinang, Senin (8/1).

Ia menyebutkan, tak hanya menilang sebanyak 2.800 kendaraan, pihaknya juga melakukan teguran sebanyak 4.175 kendaraan, sehingga jumlah keseluruhan pelanggaran di tahun 2017 ada sebanyak 6.975 kendaraan. “Jika dibandingkan di tahun 2016, pelanggaran lebih banyak hingga mencapai 8.042 kendaraan. Diantaranya, 3.584 kendaraan merupakan pelanggaran tilang, dan pelanggaran teguran sebanyak 4.459 kendaraan,” terangnya.

Tak hanya itu, kecenderungan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara juga dapat dilihat dari jumlah lakalantas yang terjadi selama tahun 2017. Jumlahnya hanya 90 kasus lakalantas yang terjadi di kota Tanjungpinang. Diantaranya, dengan korban meninggal dunia sebanyak 23 orang, luka berat 8 orang, serta korban luka ringan 113 orang. “Jika dibandingkan tahun 2016, tentunya menurun 11 persen di tahun ini (2017). Dimana lakalantas tahun lalu mencapai 111 kasus. Diantaranya, meninggal dunia sebanyak 18 orang, luka berat 46 orang, serta luka ringan 98 orang,” tuturnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu taat dalam berkendara, baik dalam menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya. (cr20)

Respon Anda?

komentar