batampos.co.id – Sebagian wilayah timur Singapura terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur Negeri Singa itu, Senin (8/1) pagi. Warga setempat menyebut, banjir kali ini merupakan yang terburuk sejak 30 tahun terakhir.

“Air masuk ke garasi rumah,” ujar warga Bedok, salah satu kawasan yang terendam banjir, Lim, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (8/1).

Menurut dia, area Bedok memang termasuk lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya. Sehingga kawasan tersebut mengalami dampak banjir yang paling parah.

“Saya sudah tinggal di sini sejak 30 tahun. Dan ini banjir teburuk yang pernah terjadi,” ujar pensiunan 67 tahun tersebut.

Badan Pengairan Nasional Singapura (PUB) sejak pagi sudah mengeluarkan peringatan terjadinya ancaman banjir bandang melalui cuiten di akun Twitter-nya. Selain kawasan Bedok, sedikitnya delapan wilayah lain di Singapura yang terendam banjir.

Antara lain Tampines Road (Opp Jalan Teliti), Tampines Ave 12 (Opp Tampines Eco Green), Arumugam Road, Sims Ave/Eunos Road 8, Sims Ave/Tanjong Katong Road, Jalan Nipah, New Upper Changi Road, Upper Changi Road/Bedok North Ave 4, dan wilayah Upper Changi Road East.

Selain PUB, banyak pula warga Singapura yang membagi foto-foto serta video banjir di beberapa wilayah Singapura lewat akun media sosial mereka.

Seorang sopir taksi Uber, Melvin Lau, mengatakan dia sedang mengemudi sepanjang Bedok North Avenue 4 sekitar pukul 9 pagi saat hampir terjebak banjir bandang. “Mobil saya hampir terjebak dalam air. Saya harus mengatur gigi satu dan pelan-pelan menjauh,” kata Melvin seperti dilaporkan Channel News Asia.

Thomas melalui akun Twitter-nya @SynCPositive juga membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan kondisi banjir. “Senin pagi, dan banjir melanda,” begitu Thomas menulis dalam keterangan foto-fotonya.

Sementara sejumlah video yang beredar juga menunjukkan bagaimana banjir yang terjadi di Singapura kemarin memang cukup parah. Di antaranya banjir dekat Alun-Alun Paya Lebar, dimana sebuah mobil tampak separuh tenggelam. (channelnewsasia/asianone/jpg)

Respon Anda?

komentar