Sejumlah kendaraan melintas dijalan yang baru dilebarkan dikawasan Tanah Longsor Nagoya, Minggu (7/1). Jalan tersebut akan segaera di selesaikan pengerjaan setelah menunggu hasil lelalng. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Batam terus menggesa perbaikan infrastruktur jalan di Batam. Tahun ini ada 10 Ruas jalan yang akan diperbaiki. Delapan ruas jalan adalah pelebaran di sisi kiri dan kanan. Sementara dua ruas jalan lainnya seperti jalan raya simpang KDA sampai ke bundaran RS Elisabet Batamcenter dan jalan raya dari Patungkuda Seipanas ke Bengkong Seken akan dibuat dua jalur.

“Kalau anggaran saya kurang tahu pasti. Tetapi yang jelas ruas jalan itu semua akan diperbaiki tahun ini. Merupakan bagian dari RPJMD Walikota,” kata Kabag Protokol dan Humas Pemko Batam Yudi Admaji, Selasa (9/1).

Ia menyebutkan sepuluh ruas jalan tersebut adalah

  • jalan dari simpang Sincom ke Simpang Frangki.
  • jalan dari simpang frangki ke simpang Rosedale,
  • jalan dari simpang Rosedale ke terowongan Pelita,
  • jalan dari simpang Frangki ke Masjid Raya,
  • jalan dari simpang Frangki ke simpang Kabil,
  • jalan dari Simpang Indomobil ke Simpang Baloi,
  • jalan dari depan Polsek Lubuk Baja ke simpang Pizzahut,
  • jalan dari perempatan Baloi sampai ke simpang SPBU koko.

Sementara dua ruas jalan yang akan dibuat menjadi dua jalur adalah dari

  • simpang Patungkuda ke Bengkong Seken dan
  • jalan dari KDA ke bundaran RS Elisabet Batamcenter.

“Kalau untuk yang kita buat dua jalur ini memang sudah sangat mendesak. Sudah sangat padat dan memang sudah sering terjadi kecelakaan. Sama seperti jalur jalan lainnya, di tengahnya akan kita buat taman atau median jalan,” katanya.

Semua proyek perbaikan jalan ini sudah dalam tahap lelang. bahkan dalam waktu dekat sudah ada yang akan mulai dikerjakan.

“Masih ada beberapa yang masih tahap perencanaan. Tetapi sudah ada juga yang akan dikerjakan,” katanya.

Selain itu, ada satu proyek yang juga akan dikerjakan tahun ini. Yakni ruas jalan simpang Rosedale ke Simpang Jam. Pengerjaan jalan ini sebenarnya dimasukkan dalam program 2017 lalu. Tetapi tertunda dan baru akan dikerjakan tahun ini.

Setelah selesai pengerjaan jalan ini, maka rencananya akan dialanjutkan pembangunan dan perbaikan jalan ke arah Batuaji dan Sekupang. Di mana akan dimulai dari pembangunan jalan dari simpang Panbil ke simpang Kabil.

“Semua jalan di kota Batm akan diupayan untuk diperbaiki. Tetapi untuk tahun ini yang 10 ruas jalan itu dulu. Ini juga untuk mendukung Batam sebagai daerah pariwisata dan industri,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton P mengapresiasi langkah yang dilakukan walikota untuk memperbaiki infrastruktur di Batam. Tetapi ia berharap infrastruktur kelurahan juga jangan sampai terlupakan.

“Kita harus akui, infrastruktur jalan saat ini di Batam sangat bagus. Tetapi kita harapkan ini harus merata,” katanya.

Wakil ketua komisi II DPRD Kota Batam Sallon S mengatakan infrastruktur ini memang harus terus diperbaiki untuk mendukung dan mendorong Batam sebagai daerah pariwisata. Di mana jalan sangat penting untuk kelancaran lalu lintas barang dan orang.

“Daerah pariwisata dan industri harus didukung jalan dan infrastruktur yang bagus. Pak Walikota sudah melakukan ini. Kita harus apresiasi. Kemacetan sudah terurai di daerah Nagoya dan lubuk baja. dan Perbaikan jalan ini akan dilakukan merata di seluruh Batam,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar