Iklan
Pengendara melintas di Rusun Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (5/1). Tinggal dirusun itu murah dan nyaman. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Badan Pengusahaan (BP) Batam yang ebrada di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang memenuhi target. Rusunawa itu dipastikan sudah bisa dihuni awal Maret 2018 nanti.

Iklan

“Tinggal finishing. Mungkin sekitar awal Maret,” kata Humas BP Batam, Andi Antono, Selasa (9/1).

Rusunawa BP Batam di Tanjunguncang sendiri merupakan program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk menyediakan rumah sewah yang murah kepada pekerja di Tanjunguncang dan sekitarnya.

Sesuai dengan rencana yang ada, rusunawa tersebut terdiri dari dua twin blok (TB) seperti yang sudah dibangun itu dengan total rumah ratusan unit rumah. Selain rusun, Kementerian PUPR menyediakan tiga kios dan ruang serbaguna.

Pada satu TB rusun memiliki empat lantai. Dimana lantai satu 18 kamar, lantai dua dua 24 kamar dan lantai tiga 24 kamar. Sementara itu lantai empat memiliki 24 kamar serta tiga ruangan untuk kios dan ruang serbaguna.

Bila melihat harga sewa sendiri terbilang cukup ringan yakni dimulai Rp 127.500 untuk lantai empat. Lantai tiga harga sewanya Rp 142.500 per orang, lantai dua Rp 157.500, lantai satu Rp 172.500 serta kios Rp 1 juta per bulan.

“Harga ini juga bisa berubah nanti jika ada revisi perka,” jelas Andi.

Rampungnya pembangunan rusunawa itu disambut baik oleh kalangan pekerja galangan di Tanjunguncang. Mereka berharap agar biaya sewa rusun tersebut benar-benar murah sehingga bisa dijangkau oleh kalangan pekerja.

“Bagus itu tapi kalau boleh ya jangan mahal-mahal sewanya nanti. Namanya sewah murah ya harus benar-benar murah dan tidak salah sasaran,” harap Hartono, warga Kampung Cunting yang lokasinya tak jauh dari pembangunan Rusunawa. (rng)