batampos.co.id – Konferensi bisnis terkemuka di Indonesia dan di Asia bakal digelar di Batam pada Februari mendatang. Ini menjadi kali pertama Indonesia Economic Forum (IEF) digelar di daerah, sejak dihelat mulai 2014 silam.

“Sejak 2014 kami selalu menggelar Indonesia Economic Forum di Jakarta. Tapi tahun ini kita mau bikin berbeda, kita bikin di daerah. Kita pilih Batam bukan tanpa alasan, tapi karena Batam ini punya sejarah dengan Pak Habibie,” ujar Co-Founder Indonesia Economic Forum (IEF), Sachin Gopalan saat melakukan presentasi rencana perhelatan IEF di Dinas Kominfo Kepri, Selasa (9/1).

Batam bakal menjadi titik tolak Regional Economic Forum yang digagas IEF. Disusul Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bali, Bandung, Makasar, Palembang, Jakarta.

Rencananya selama dua tahun ini, Regional Economic Forum akan dihelat di 24 kota.

“Bukan besar atau kecil kota yang menjadi pertimbangan kita. Tapi punya potensi dan pemerintahnya punya visi,” ujar Shoeb Kagda, Founder Indonesia Economic Forum (IEF). Apalagi IEF meyakini rahasia kemajuan kini ada di daerah.

Sejak 2014, IEF telah menghadirkan para pembicara ternama. Mulai dari Juruf Kalla, Bambang Brojonegoro, Darmin Nasution, Sandiaga Uno, Ilham Habibie. Di Batam mendatang, sejumlah nama terpandang telah dipersiapkan untuk mengisi forum yang diberi tema The Making of Batam : Creating an Inovation Digital Hub.

Diharapkan dengan forum ini akan muncul para start up di dunia digital di Kepri, terutama di Batam. Apalagi kini Batam sedang bergerak menuju pariwisata berbasis digital. Shoeb dan Sachin khusus datang ke Dinas Kominfo Kepri untuk mempresentasikan rencana tersebut.

Hal itu disambut baik Kepala Dinas Kominfo Kepri, Guntur Sakti, S.Sos, M.Si.

“Kami welcome sekali. Malah kami bersyukur IEF hadir di Batam, karena kami memang mengharapkan hadir start up dari dunia digital di Kepri ini,” sebut Guntur. (*)


loading...