Iklan
Tampak villa yang menghadap ke pantai dibangun oleh pihak
PT Bintan Vista Resort. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – PT Bintan Vista Resort grup perusahaan Cenizaro Resort and Hotel yang bermarkas di Singapura segera menghadirkan layanan hotel kelas bintang lima di kawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Dijadwalkan soft opening The Residence Bintan dengan investasi sebesar Rp 600 miliar tersebut akan dilakukan awal Februari tahun ini.

Iklan

“Tanggal 8 Februari sudah soft opening, itu ready semua,” kata GM PT Bintan Vista Resort, Bagus Pramarta seusai menerima kunjungan Gubernur Kepri HM Nurdin Basirun, Selasa (9/1) siang.

Pria yang akrab disapa Bagus itu menjelaskan, modal yang sudah diinvestasi untuk pembangunan villa mencapai Rp 500 miliar. Tidak menutup kemungkinan perusahaan akan melakukan penambahan modal sekitar 20 persen lagi atau sekitar Rp 100 miliar.

Bagus juga menjelaskan, jumlah tenaga kerja yang akan direkrut setelah soft opening sekitar 200 orang. Jumlah tenaga kerja akan bertambah sembari menyesuaikan kebutuhan manajemen hotel. “Kalau pengunjung ramai akan lebih dari 200 tenaga kerja yang direkrut. Kami mengutamakan lebih dari 50 persen pekerja lokal,” kata dia.

Untuk mempromosikan hotelnya, Bagus mengaku telah bekerjasama dengan agen travel dari Tanjungpinang dan Jakarta. Sejauh ini, ia menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Tiongkok. Meski tidak menutup kemungkinan adanya kunjungan wisatawan nusantara. “Tarif villa per malam mulai Rp 3,5 juta sampai dengan Rp 9 juta,” jelasnya.

Menurut Bagus, pihaknya menyediakan 47 villa. Masing masing vila memiliki 1 kamar dan tipe suite berjumlah 80 kamar. Selain itu, seluruh villa memiliki pemandangan langsung ke laut. “Yang kami banggakan posisi villa langsung ke pantai dan kami memiliki 48 kolam renang di semua villa, kecuali 1 kolam renang untuk umum,”kata bagus.

Bagaimana soal ketersediaan air bersih dan listrik, ia menjelaskan, untuk air bersih akan dilakukan penyulingan air laut, terlebih pihaknya sudah mengantongi izin. Sedangkan listrik, pihak hotel mengandalkan instalasi dan jaringan listrik PLN. “Kami juga menyiapkan backup genset milik sendiri untuk mengantisipasi apabila lampu padam,” katanya.

Terakhir, Bagus mengatakan, lahan yang sudah terpakai sekitar 20 hektare dari total lahan 75 hektare. “Ke depan masih ada rencana pembangunan, namun dia enggan menjelaskan karena masih berupa wacana.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun berkata, kunjungannya ke Bintan untuk melihat langsung pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Bintan. Dirinya mengamati sektor pariwisata di Bintan akan terus berkembang dan maju. “Saya mendengar langsung, namun belum ada kendala dan keluhan dari pengusaha. Oleh karena itu, saya minta jangan ada yang menghambat pembangunan,” tukasnya. (cr21)