Puskesmas Rempangcate, Galang.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini Batam mkekurangan banyak tenaga medis khususnya dokter. Sebagian besar adalah di rumah sakit dan Puskesmas.

“Saya kurang tahu angka pastinya kekurangannya. Tetapi yang jelas, memang kami masih harus butuh tambahan di rumah sakit dan puskesmas,” katanya, Selasa (9/1).

Ia menyebutkan untuk puskesmas, yang paling banyak kekurangan adalah dokter. Kemudian ada staff seperti sopir dan mungkin bagian tata usaha.

“Puskesmas banyak kekurangan dokter apalagi dokter gigi. Tetapi kebutuhan setiap puskesmas tidak merata,” katanya.

Ia berharap untuk tenaga medis di tahun ini akan ditambah. Tidak lagi hanya mengandalkan tenaga medis honorer, tetapi juga untuk berstatus PNS. Ia berharap usulan penerimaan CPNS oleh Pemko Batam bisa diterima.

Ia mengatakan seleksi penerimaan honorer tenaga medis akhir tahun 2017 lalu belum menjawab kebutuhan. Di mana semua yang direkrut akan ditempatkan di beberapa puskesmas baru seperti di Kampung Jabi dan Galang.

“Yang kemarin itu semua untuk Puskesmas baru. Tak mungkin ada puskesmas tapi tak ada petugasnya,” katanya.

Sekretaris komisi IV Udin P Sihaloho mengatku tidak kaget kalau dinas kesehatan tetap kekurangan tenaga medis. Menurutnya saat ini ada beberapa penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikannya.

“Berapa pun direkrut akan tetap kurang selama ada mutasi pegawai pada posisi yang tidak sesuai dengan kompentensi pendidikannya. Misalnya yang jelas dari Sekcam ada ke Disnaker. Dan dinkes juga ada,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar