ilustrasi Pencairan bantuan non tunai.

batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menunda penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada tiga ribu warga miskin yang ada di Kota Batam tahun 2018 ini.

Iklan

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Hasymah mengatakan tahun ini sebanyak 32.493 warga miskin mendapatkan bantuan dari Kemensos, namun karena ada kesalahan input dari kelurahan, jadi hanya 28 ribu yang menerima di Februari ini.

“Sedangkan tiga ribu lebih itu, harus menunggu perbaikan salah input tadi,” sebutnya.

Perempuan yang pernah memimpin SDN 007 Sekupang ini menyebutkan ada dua kelurahan yang melakukan salah input data tersebut.

“Makanya kami menunggu dari mereka, paling lambat akhir bulan ini sudah selesai agar data itu bisa cepat tersalurkan,” jelasnya.

Ia menyebutkan paling lambat tiga ribu warga miskin ini baru bisa menerima manfaat BPNT bulan April mendatang. Karena penyaluran dilakukan setiap dua bulan sekali. Dia berharap lurah bisa bekerja dengan cepat, agar mereka tidak tertunda lebih lama pencairan bantuannya.

Setiap penerima BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 110 ribu per bulannya. Jika pencairan dilakukan dalam dua bulan berarti jumlah uang yang diterima sebesar Rp 220 ribu.

“Nah, inilah yang ditukarkan menjadi barang-barang kebutuhan seperti beras dan gula di e-warung yang ada di tempat tinggal mereka,” terangnya.

Setelah melakukan verifikasi data tahun 2016 lalu, jumlah warga miskin di Batam mengalami penurunan sebanyak empat ribu lebih, dari 36 menjadi 32 ribu orang. Data inilah yang dikirim ke pusat sebagai penerima BPNT tahun ini. (cr17)