batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Batam mencatat data tunggu jamaah calon haji (calhaj) asal Batam mencapai 6.939 orang.

Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah mengatakan setiap tahunnya Batam mendapatkan kuota 962 orang, jumlah ini paling banyak jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Kepri.

Mereka yang mendaftar tahun ini akan diberangkatkan tahun 2036 mendatang. “Jadi yang daftar harus bersabar dan menunggu hingga 18 tahun ke depan,” ujar pria yang enam bulan ini.

Erizal menambahkan, setiap harinya 150- 20 orang mendatangi kantor Kemenag Batam untuk mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji. Mereka yang lebih dahulu medaftar akan menjadi prioritas untuk dmasukkan dalam kuota.

“Yang dahulu mendaftar akan berangkat lebih awal, jadi persaingannya se Kepri. Jadi tidak menutup kemungkinan daerah lain banyak yang berakt duluan jika Batam lambat mendaftar dari sekarang,” ungkapnya.

Disinggung mengenai biaya haji, hingga saat ini belum ada informasi terbaru, dan masih sama dengan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan setoran wajib tetap Rp 25 juta, sisanya bisa dicicil sesuai dengan biaya yang ditentukan, untuk Batam biaya haji Rp 32 juta.

Erizal menambahkan, saat ini pihaknya juga membuka pelayanan haji dan umrah di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di gedung Sumatera Promotion Centre (SPC), Batamcenter.

“Mereka yang tinggal di dekat MPP tak perlu jauh lagi ke Sekupang, semua pengurusan akan dilayani khususnya untuk haji dan umrah,” jelasnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar