Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakilnya Syahrul. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.idBaik Lis Darmansyah atau Syahrul sudah mendeklarasikan pasangannya dalam Pilkada Tanjungpinang. Padahal masa jabatan mereka masih sampai 16 Januari mendatang. Bagaimana komunikasi terkini mereka?

Iklan

Orang-orang mungkin bertanya bagaimana mempertahankan harmoni di antara dua orang yang pernah bersama dan kini sudah menempuh jalan yang berbeda? Memang begitulah pertanyaan yang merebak di meja-meja kedai kopi, di kantor-kantor, sampai di pasar-pasar. Lis menggaet Maya. Syahrul menggandeng Rahma. Padaha Lis-Syahrul masih menjabat sebagai wali kota dan wakilnya.

Seperti sepasang kekasih yang sudah bersepakat berpisah, tapi lantaran alasan orang tua, misalnya, membuat mereka mesti tetap di bawah satu atap. Atas nama profesionalitas, mereka pun berkompromi hingga waktu yang sudah ditetapkan.

Lis akhirnya buka suara. Hari ini dan empat tahun lalu ketika dilantik sebagai pasangan kepala daerah, kata dia, komunikasi dirinya dan Syahrul masih tak berubah. “Masih biasa-biasa saja,” ucap Lis, belum lama ini.

Entah frasa ‘biasa-biasa’ yang digunakan Lis itu seperti apa, hanya ia yang tahu. Hanya saja, belakangan ini, keduanya terlihat sudah jarang menghadiri acara bersama-sama. Bagi Lis itu juga biasa saja. “Kami punya agenda masing-masing,” ujarnya.

Namun, Lis menyatakan, memang sudah tidak lagi begitu memantau aktivitas wakilnya. Sebab sejak pertengahan tahun lalu, masing-masing sudah menyibukkan diri dengan agenda kerja pemerintahan yang diharuskan selesai sebelum masa jabatan berakhir.

Satu yang ingin Lis sampaikan, bahwasanya hubungan dirinya dengan Syahrul baik-baik saja, masih harmonis adanya. Jabatan, kata dia, adalah amanah sehingga tidak perlu ada gesekan. “Kalau jumpa Pak Syahrul sampai hari ini masih saya gurauin. Masih saya becanda-becandain. Masih cipika-cipiki. Bagi saya pak syahrul adalah teman, sahabat, juga abang saya. Dan akan tetap seperti itu,” tegas Lis.

Lis menegaskan, perbedaan pandangan politik tiada boleh menjadikan hubungan dua orang rekan menjadi rival. Bagi Lis, Syahrul akan tetap dan selalu menjadi mitra kerjanya.

“Pilkada bagi saya, forum berdiskusi yang bagus dan baik. Bagaimana kita membangun Tanjungpinang ke depan. Menurut versi Pak Syahrul dan menurut saya. Forum memperlihatkan kemampuan kita. Intelektual kita bahwa sistem kerja kita dalam membangun kampung halaman kita semua,” ungkap Lis.

Sedikit pun sampai hari ini, sambung Lis, tidak ada rasa persaingan. “Kalau strategi, memang semuanya tidak bisa dibuka,” ucapnya.

Lantas bagaimana pula tanggapan Syahrul terkait situasi komunikasi terkininya dengan Lis Darmansyah?

“Biasa saja. Saya telpon beliau angkat. Beliau telepon saya angkat,” jawab Syahrul saat pertanyaan yang sama diajukan kepada rekan kerja yang kelak berhadapan di Juni mendatang ini.

Menurutnya, selaku Wakil Wali Kota, tak banyak yang boleh dilakukan selain menanti perintah dari Wali Kotanya. Dan jika perintah itu datang, Syahrul memastikan, tak ada alasan baginya untuk menolak arahan tersebut.

“Cuma Anda tau sendiri kan. Ada kegiatan, sudah tak dilimpahkan lagi. Saya nunggu. Wakil kan nunggu,” tutur Syahrul.

Menurutnya, segala perintah, instruksi maupun disposisi yang diarahkan kepadanya, akan tetap dijalankan. Kendati kurang dari satu minggu lagi, dirinya tak lagi menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang. “Sakit bagaimana pun, kami datang. Dia disposisi 10 menit pun, saya laksanakan,” ucapnya memantapkan pernyataan.

Baik Lis maupun Syahrul ingin mengabarkan kepada masyarakat Tanjungpinang bahwasanya mereka berjanji tetap memberikan kerja terbaik sampai masing-masing purna jabatan pada 16 Januari mendatang. (aya)