Ekskavator jenis amfibi milik Bina Marga Kota Batam menormalisasi drainase F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Awal tahun hujan kerap turun, seiring hal ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Manusia (DBM SDA) Kota Batam mengintensifkan normalisasi parit agar aliran air lancar dan tidak terjadi banjir.

Iklan

Seperti yang dilakukan di parit utama Seibeduk, Rabu (9/1) pagi. Pantauan Batam Pos, dua petugas DBM SDA terlihat berjibaku membersihkan parit walau hujan deras turun. Satu unit long arm dioperasikan di parit tepat depan Pom Bensin, Seibeduk.

“Kami ditugaskan untuk bersihkan parit (utama) ini, setelah itu di sekitar GMP dan Mangsang,” ucap salah seorang di antaranya, kemarin.

Di konfirmasi, Kepala DBM SDA menyampaikan normalisasi saat ini memang tengah diintensifkan. Tujuh alat berat seperti long arm, excavator biasa maupun amphibi dimanfaatkan dan disebar di beberapa titik di Batam.

“Cuaca lagi kurang bagus, sering hujan. Makanya kami turunkan semua alat-alat berat yang ada,” ucapnya.

Seiring hal ini, ia bersama petugas DBM SDA terus melakukan pantauan lokasi, seperti yang ia lakukan di Kecamatan Batuaji, kemarin. Ia memastikan, hasil pantauan yang memerlukan tindakan akan diproses lebih lanjut. “Ada titik banjir baru, kami akan langsung drop alat,” terangnya

.

Tak hanya itu, untuk mempermudah mendapat informasi mengajak masyarakat dan RT RW dapat memantau kondisi di lingkungannya dan melapor melalui kecamatan masing-masing. Menurutnya, peran masyarakat diperlukan karena masyarakat lebih paham kondisi di lapangan.

“Misalnya kalau ada pedangkalan, bangunan liar di sisi parit ataupun ada kegiatan tanam tumbuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Batuaji Ridwan Afandi menyebutkan pantauan bersama tim DBM SDA kemarin merupakan tindak lanjut informasi masyarakat.

“Ada sekitar tiga titik di Tanjunguncang yang kami pantau. Paritnya dangkal,” pungkas Ridwan. (cr13)